Internasional
Israel Gagal Bunuh Komandan Baru Brigade Al-Qassam di Gaza

Ahlulbait Indonesia, 3 Agustus 2026 – Militer Israel dilaporkan gagal membunuh komandan baru Brigade Izzuddin Al-Qassam di Jalur Gaza, Nafez Subaih (Abu Jalal), dalam serangan udara yang menyasar sebuah kendaraan di pusat Kota Gaza pada Senin (3/8).
Menurut laporan Fars News Agency pada Senin (3/8/2026), serangan yang mengutip sumber-sumber Palestina itu menggugurkan empat anggota Brigade Al-Qassam, sayap militer Hamas, yang berada di dalam atau di sekitar kendaraan yang menjadi sasaran.
Baca juga: Israel Klaim Hancurkan Empat Gudang Senjata Hamas di Gaza Tengah
Serangan terjadi di dekat Pengadilan Syariah, tidak jauh dari kawasan Al-Rimal. Kendaraan tersebut disebut milik Nafez Subaih, yang ditunjuk sebagai komandan baru Brigade Al-Qassam di Jalur Gaza setelah gugurnya Mohammed Awda dan Izzuddin Al-Haddad pada Mei lalu.
Empat korban yang gugur dalam serangan itu terdiri atas Jalal, putra sulung Nafez Subaih, komandan unit artileri Brigade Gaza Yasser Awda, ajudan dekat Musab Abbas, serta kurir khusus komandan baru Al-Qassam. Mereka dilaporkan tengah bertukar informasi yang akan disampaikan kepada Nafez Subaih ketika serangan terjadi.
Namun, Nafez Subaih dipastikan tidak berada di dalam kendaraan saat serangan berlangsung. Karena itu, sumber Palestina menilai militer Israel tidak memiliki informasi intelijen yang akurat mengenai lokasi keberadaannya, sehingga upaya pembunuhan tersebut gagal mencapai sasaran.
Nafez Subaih merupakan salah satu tokoh senior Brigade Al-Qassam yang sebelumnya memimpin Batalion Al-Tuffah dan Al-Daraj. Ia juga disebut berperan dalam operasi penangkapan serdadu Israel, Aron Shaul, pada perang Gaza 2014, yang kemudian mengangkat posisinya dalam struktur kepemimpinan Al-Qassam.
Baca juga: Hamas Sebut Proyek 12.000 Permukiman Baru Israel Percepat Aneksasi Tepi Barat
Selain dikenal sebagai orang dekat mendiang Izzuddin Al-Haddad dan mantan komandan Brigade Al-Qassam Ahmad Al-Jabari, Subaih juga disebut sebagai bagian dari generasi pertama Brigade Al-Qassam di Jalur Gaza yang terlibat dalam berbagai operasi terhadap target-target Israel.
Serangan tersebut terjadi di tengah berlanjutnya operasi udara dan darat Israel di berbagai wilayah Gaza. Menurut laporan itu, serangan tetap berlangsung meskipun sebelumnya kelompok-kelompok Palestina dilaporkan mencapai kesepakatan awal dengan para mediator di Sharm el-Sheikh mengenai penyerahan senjata kelompok perlawanan kepada Komite Nasional Palestina.
Sementara itu, Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza melaporkan sedikitnya 19 warga Palestina tewas dan 35 lainnya terluka dalam serangan Israel selama 24 jam terakhir. Otoritas kesehatan juga menyatakan masih banyak korban yang tertimbun reruntuhan atau belum dapat dievakuasi karena tim penyelamat tidak mampu menjangkau lokasi yang terus menjadi sasaran serangan. []
Baca juga: Militer Israel Desak Operasi Baru di Gaza untuk Cegah Kebangkitan Kekuatan Hamas







