Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Teheran Peringatkan Bulgaria soal Risiko Terima Pesawat AS

Published

on

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menyampaikan peringatan kepada Bulgaria terkait rencana penempatan pesawat militer AS.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menyampaikan peringatan kepada Bulgaria terkait rencana penempatan pesawat militer AS.

Ahlulbait Indonesia, 22 Juli 2026 — Iran secara resmi memperingatkan Bulgaria terkait kemungkinan penempatan pesawat militer Amerika Serikat di wilayahnya untuk mendukung operasi terhadap Iran.

Menurut laporan Tasnim News pada Rabu (22/7/26), peringatan itu disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menanggapi pernyataan Perdana Menteri Bulgaria mengenai pembahasan permintaan Amerika Serikat untuk menempatkan pesawat militernya di negara tersebut.

Baca juga: Chuck Schumer: Trump Tanpa Diragukan adalah Presiden Paling Korup dalam Sejarah AS

Baghaei menegaskan pemerintah Bulgaria mengetahui bahwa serangan Amerika Serikat terhadap Iran merupakan tindakan yang melanggar hukum internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Ia menambahkan, setiap bentuk keterlibatan dalam persiapan maupun pelaksanaan serangan tersebut akan dipandang sebagai keterlibatan dalam tindak agresi dan kejahatan perang.

Sebelumnya, Iran telah menyatakan bahwa negara mana pun yang memberikan fasilitas bagi operasi militer Amerika Serikat terhadap Iran akan dianggap terlibat dalam agresi. Teheran mengklaim kebijakan tersebut telah diterapkan terhadap sejumlah negara Teluk yang menjadi lokasi pangkalan militer AS, seperti Yordania, Kuwait, dan Bahrain.

Dengan peringatan terbaru ini, Bulgaria mengisyaratkan berpotensi menghadapi konsekuensi serupa apabila mengizinkan wilayahnya digunakan sebagai basis operasi militer AS terhadap Iran. []

Baca juga: Yaman Resmi Terapkan Blokade Laut terhadap Arab Saudi