Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Iran Tingkatkan Produksi dan Taktik Sistem Pertahanan Udara

Published

on

Komandan Pertahanan Udara Iran Amir Alireza Elhami mengatakan Iran terus memperbanyak dan mengembangkan sistem pertahanan buatan dalam negeri untuk ditempatkan di seluruh wilayah negara tersebut.
Komandan Pertahanan Udara Iran Amir Alireza Elhami mengatakan Iran terus memperbanyak dan mengembangkan sistem pertahanan buatan dalam negeri untuk ditempatkan di seluruh wilayah negara tersebut.

Media ABI, 7 September 2026 – Iran terus menambah jumlah dan mengembangkan kemampuan sistem pertahanan udara produksi dalam negeri. Pengembangan tersebut mencakup jenis, fungsi, serta taktik penggunaan peralatan yang dibuat dengan mengandalkan kemampuan nasional.

Baca juga: Trump Siapkan Deklarasi Kemenangan Simbolis atas Iran

Kebijakan itu disampaikan Komandan Markas Gabungan Pertahanan Udara Khatam al-Anbiya dan Komandan Angkatan Pertahanan Udara Angkatan Darat Republik Islam Iran, Amir Alireza Elhami, dalam keterangannya kepada Tasnim News Agency pada Minggu, 6 September 2026.

Elhami menyebut kemampuan memperbarui dan meningkatkan teknologi tanpa bergantung pada negara lain sebagai salah satu keunggulan utama sistem pertahanan yang sepenuhnya dikembangkan di Iran.

Ancaman, katanya, terus mengalami perubahan, baik dalam bentuk, karakter, maupun taktik. Perubahan tersebut menuntut Iran menyesuaikan sistem dan peralatan pertahanannya dengan perkembangan ancaman yang muncul.

“Karena perangkat lunak dan perangkat keras sistem itu sepenuhnya berada dalam kendali kami, proses peningkatan dan pembaruannya dapat dilakukan jauh lebih cepat dan lebih mudah dibandingkan peralatan asing,” kata Elhami.

Keunggulan lain terletak pada rancangan sistem yang disesuaikan dengan kondisi geografis, iklim, serta kebutuhan operasional Iran.

Menurut Elhami, sebuah negara dapat membeli sistem yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan umum di negara lain atau mengembangkan sendiri peralatan yang sejak awal disesuaikan dengan kondisi geografis, iklim, dan kebutuhan nyata di medan perang.

Baca juga: Qalibaf kepada AS, Era Respons Proporsional Telah Berakhir

“Pada kenyataannya, karakteristik ini telah membuktikan keunggulan praktis peralatan Iran dibandingkan produk asing di medan tempur,” ujarnya.

Elhami juga menyinggung kemampuan Angkatan Pertahanan Udara Iran dalam melakukan pemulihan dan mengoperasikan kembali sistem pertahanan. Seluruh proses tersebut kini bertumpu pada kemampuan dalam negeri.

“Hari ini, dengan sepenuhnya mengandalkan kemampuan dalam negeri, kami siap dan terus meningkatkan jumlah peralatan yang diproduksi, termasuk jenis, fungsi, dan taktik penggunaannya,” katanya.

Mengenai kinerja sistem pertahanan buatan dalam negeri selama perang 40 hari yang disebutnya sebagai perang yang dipaksakan, Elhami mengatakan peralatan tersebut telah melewati ujian di medan konflik dengan hasil yang berhasil.

Peralatan dan sistem yang digunakan selama perang itu, lanjutnya, kini sedang diperbanyak secara intensif untuk ditempatkan di seluruh wilayah Republik Islam Iran. []

Baca juga: Jet Tempur Saudi Bombardir Pasukan Pro-Riyadh di Taiz, Puluhan Tewas dan Terluka