Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Menteri Energi AS Bantah Klaim Trump soal Selat Hormuz

Published

on

Menteri Energi Amerika Serikat Chris Wright mengakui jumlah kapal yang melintasi Selat Hormuz belum kembali ke tingkat sebelum perang.
Menteri Energi Amerika Serikat Chris Wright mengakui jumlah kapal yang melintasi Selat Hormuz belum kembali ke tingkat sebelum perang.

Media ABI, 7 September 2026 – Menteri Energi Amerika Serikat Chris Wright mengakui lalu lintas kapal di Selat Hormuz belum kembali ke tingkat sebelum perang. Pengakuan itu berbeda dengan pernyataan Donald Trump dalam beberapa pekan terakhir yang menyebut pengiriman minyak dari Teluk Persia telah pulih seperti sebelum konflik.

Baca juga: Trump Bilang Militer Iran Sudah Hancur, Hegseth Rupanya Tidak Yakin

Wright menyampaikan hal tersebut dalam serangkaian wawancara dengan media Amerika Serikat pada Minggu, 6 September, ketika harga bahan bakar di negaranya terus mencatat rekor baru. Kepada ABC dan CNN, ia membicarakan upaya Washington meningkatkan kapasitas kilang sambil menyalahkan kebijakan mantan Presiden Joe Biden atas tingginya harga bahan bakar.

Menurut laporan Fars News Agency, serangan militer Amerika Serikat terhadap Iran telah ikut mendorong kenaikan harga bahan bakar di berbagai negara. Sebelumnya, Wright berharap harga bahan bakar dapat turun kembali ke sekitar 3 dolar AS sebelum libur musim panas yang berlangsung pekan ini.

Di tengah kenaikan harga energi, Trump dan sejumlah media Amerika Serikat dalam beberapa pekan terakhir menyampaikan bahwa arus minyak melalui Selat Hormuz telah kembali ke tingkat sebelum perang. Pernyataan Wright pada Minggu justru menunjukkan gambaran yang berbeda.

Baca juga: Iran Beri Sinyal Postur Militer Lebih Ofensif

Dalam wawancara dengan CNN, Wright menegaskan bahwa jumlah kapal yang melintasi Selat Hormuz belum kembali seperti sebelum konflik. Ketika ditanya apakah harga bahan bakar masih berpotensi naik, ia memilih tidak memberikan perkiraan.

“Saya lebih memilih tidak berkomentar mengenai hal itu,” kata Wright. []

Baca juga: Pengamat: Serangan AS dan Israel Justru Satukan Rakyat Iran