Internasional
Baqaei kepada Kuwait: Kini Kalian Menjadi Bagian dari Api yang Membakar Rakyat Kami

Ahlulbait Indonesia, 22 Juli 2026 — Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, melontarkan kritik keras kepada pemerintah Kuwait dengan mengingatkan peran Iran dalam membantu memadamkan kebakaran ladang minyak Kuwait pascaperang Teluk 1991.
Melalui akun X pada Selasa (21/7/2026), Baqaei mengunggah foto para ahli perminyakan Iran yang diterjunkan ke Kuwait untuk membantu memadamkan kebakaran sumur-sumur minyak setelah pasukan rezim Baath Irak mundur dari negara tersebut.
Baca juga: Gelombang ke-24 Operasi Nasr 2, IRGC Lumpuhkan Radar di Kuwait
Ia mengingatkan bahwa meski perang Iran-Irak baru berakhir tiga tahun sebelumnya dan luka akibat dukungan Kuwait kepada rezim Saddam Hussein masih membekas, Iran tetap memenuhi permintaan pemerintah Kuwait dengan mengirim 47 tenaga ahli industri minyak.
Menurut Baqaei, tim tersebut bertugas mengendalikan 28 sumur minyak di Lapangan Burgan, salah satu ladang minyak terbesar di dunia. Operasi itu tercatat dalam berbagai dokumen internasional sebagai bagian dari upaya pemadaman kebakaran sumur minyak terbesar dalam sejarah.
Mengaitkan peristiwa itu dengan situasi saat ini, Baqaei menulis, “Bangsa Iran yang mulia telah memadamkan api yang membakar negeri kalian. Kini kalian justru menjadi bagian dari api para iblis yang ditujukan kepada rakyat kami.”
Baca juga: IRGC Hancurkan Radar Peringatan Dini dan Hanggar Drone MQ-9 AS di Kuwait
Ia menegaskan Iran selama ini berpegang pada prinsip bertetangga baik. Namun, menurutnya, sikap tidak tahu berterima kasih dan pendeknya pandangan politik pada akhirnya akan merugikan pihak yang memilih jalan tersebut.
Baqaei menutup pesannya dengan sebuah peribahasa Persia, “Siapa yang menanam duri, tidak akan memanen anggur.” []
Baca juga: Iran Lumpuhkan Pangkalan Strategis AS di Kuwait dan Yordania, Sejumlah Pesawat Militer Hancur






