Internasional
Komandan Angkatan Laut Garda Revolusi Iran Tegaskan Ikrar Lanjutkan Jalan Syuhada

Ahlulbait Indonesia, 4 Juli 2026 — Komandan Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC Navy), Laksamana Ali Azmaei, menegaskan ikrar seluruh prajuritnya untuk melanjutkan jalan para syuhada. Dalam pesan yang diterbitkan media resmi Korps Garda Revolusi Islam Iran, Sepah News, Sabtu (4/7), Azmaei juga menyatakan keyakinannya bahwa “pembalasan ilahi” terhadap Amerika Serikat dan Israel tidak akan berlangsung lama.
Pesan tersebut disampaikan sebagai ungkapan belasungkawa atas syahadah Ayatullah Ali Khamenei, yang dalam pesannya disebut sebagai pemimpin syahid umat. Azmaei menegaskan seluruh prajurit Angkatan Laut Garda Revolusi, termasuk para penjaga Selat Hormuz, berikrar meneruskan jalan para syuhada dengan kekuatan dan keteguhan.
“Kami bersama seluruh prajurit Angkatan Laut Garda Revolusi dan para penjaga Selat Hormuz berjanji kepada Allah untuk melanjutkan jalan para syuhada dengan kekuatan dan keteguhan. Kami meyakini pembalasan ilahi terhadap Amerika Serikat yang disebutnya sebagai negara teroris dan rezim Zionis tidak sah tidak akan berlangsung lama.”
Dalam pesannya, Azmaei menggambarkan Imam Ali Khamenei sebagai sosok yang mendedikasikan seluruh hidupnya untuk menegakkan kebenaran, membela martabat umat Islam, serta menjaga cita-cita Islam Muhammadi yang murni. Menurutnya, keteguhan iman, kejernihan pandangan, dan keberanian tokoh itu menjadikannya tetap berdiri di barisan terdepan dalam menghadapi apa yang disebutnya sebagai front kekufuran dan arogansi global.
Azmaei juga menyatakan bahwa syahadah pemimpin tersebut dilakukan oleh pihak-pihak yang merasa terancam oleh pengaruh spiritual, keteguhan sikap, dan kekuatan analisis yang dimilikinya. Ia menegaskan tindakan itu tidak akan menghentikan jalan perjuangan, melainkan semakin menguatkan tekad para pengikutnya untuk meneruskan cita-cita yang diwariskan.
Selain menyampaikan belasungkawa kepada umat Islam dan seluruh masyarakat merdeka di dunia, Azmaei menegaskan bahwa nama serta perjuangan pemimpin syahid itu akan tetap hidup dalam sejarah perjuangan umat Islam.
Pada bagian akhir pesannya, Azmaei kembali menegaskan ikrar seluruh prajurit Angkatan Laut Garda Revolusi Islam Iran, termasuk para penjaga Selat Hormuz, untuk tetap berpegang teguh pada jalan para syuhada. Penyebutan Selat Hormuz dalam pernyataan tersebut sekaligus menegaskan keterlibatan satuan yang bertugas mengamankan jalur pelayaran strategis itu dalam ikrar yang disampaikan. []
Baca juga: Jutaan Penziarah Padati Teheran, Iran Gelar Penghormatan Terakhir bagi Pemimpin Syahid Revolusi







