Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Velayati: Keluarga Amerika Kini Membayar Tunai Judi Politik Para Pemimpinnya

Published

on

Skid Row, Los Angeles, Rabu, 22 Juli 2026. Kawasan tersebut membentang sekitar 50 blok dan memiliki kepadatan tunawisma tertinggi di Amerika Serikat. Foto Hans Gutknecht, Los Angeles Daily News/SCNG.
Skid Row, Los Angeles, Rabu, 22 Juli 2026. Kawasan tersebut membentang sekitar 50 blok dan memiliki kepadatan tunawisma tertinggi di Amerika Serikat. Foto Hans Gutknecht, Los Angeles Daily News/SCNG.

Media ABI, 18 Agustus 2026 — Ali Akbar Velayati, penasihat Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran untuk urusan internasional, menyatakan perubahan keseimbangan kekuatan di kawasan membuat Amerika Serikat menghadapi konsekuensi langsung dari kebijakan para pemimpinnya. Pernyataan tersebut disampaikan menjelang peringatan 73 tahun kudeta 19 Agustus 1953 yang didukung dan diarahkan oleh Amerika Serikat serta Inggris dan menggulingkan pemerintahan Perdana Menteri Mohammad Mosaddegh.

Baca juga: Megawati Minta Indonesia Belajar dari Iran: Bangsa Bersatu Tak Mudah Ditaklukkan Amerika

Menurut Kayhan pada Selasa, 18 Agustus 2026, Velayati dalam pesannya mengatakan perkembangan kawasan menunjukkan perubahan mendasar dalam peta politik regional. Setelah 73 tahun, menurut Velayati, sebuah kenyataan semakin jelas bahwa konstelasi kawasan telah berubah dan keluarga Amerika kini harus menanggung secara langsung biaya dari keputusan para pemimpinnya.

“Scott Bessent berbicara tentang sanksi ekonomi terhadap Iran, sementara Trump membanggakan blokade maritim. Namun, Senator Cornyn berbicara tentang kenaikan harga dan biaya hidup rakyat Amerika,” kata Velayati.

Velayati menyoroti kontras antara kebijakan pemerintahan Donald Trump terhadap Iran dan dampaknya terhadap masyarakat Amerika. Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent berbicara mengenai sanksi dan tekanan ekonomi terhadap Iran, sementara Trump membanggakan kebijakan blokade maritim.

Baca juga: IRGC Bantah Klaim Trump soal Dialog Rahasia dengan Garda Revolusi

Pada saat yang sama, Senator John Cornyn menyoroti kenaikan harga dan biaya hidup yang dihadapi masyarakat Amerika.

Pernyataan Velayati disampaikan menjelang peringatan kudeta 19 Agustus 1953, yang dalam kalender Iran dikenal sebagai 28 Mordad 1332. Kudeta tersebut menggulingkan Perdana Menteri Iran Mohammad Mosaddegh dan menjadi salah satu peristiwa penting dalam sejarah hubungan Iran dan Amerika Serikat.

Menurut Velayati, peringatan 73 tahun peristiwa tersebut berlangsung ketika konstelasi politik kawasan telah berubah secara signifikan. Perubahan tersebut, menurut pandangannya, memperlihatkan bahwa keluarga Amerika kini secara langsung merasakan biaya dari keputusan dan kebijakan para pemimpinnya. []

Baca juga: Peringatan IRGC: Setiap Ancaman dan Agresi Akan Dihancurkan dengan Tegas