Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Gubernur Maryland Murka atas Respons Trump soal Kondisi Awak USS Abraham Lincoln

Published

on

Anggota Kongres Demokrat mendesak pemerintahan Trump menjelaskan kondisi fisik dan psikologis awak USS Abraham Lincoln.
Anggota Kongres Demokrat mendesak pemerintahan Trump menjelaskan kondisi fisik dan psikologis awak USS Abraham Lincoln.

Media ABI, 17 Agustus 2026 — Gubernur Maryland Wes Moore mengecam keras respons Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap kondisi para pelaut kapal induk USS Abraham Lincoln dan kekhawatiran keluarga mereka. Dalam wawancara dengan CNN, Moore menyebut respons Trump terhadap laporan tersebut sebagai sesuatu yang mengundang kemarahan.

Menurut laporan Fars News Ageny pada Senin (17/8/26), Moore yang merupakan gubernur Maryland dari Partai Demokrat sekaligus mantan personel militer AS, menyampaikan kritik tersebut setelah muncul laporan mengenai kondisi kehidupan yang buruk di kapal induk USS Abraham Lincoln.

Baca juga: USS Abraham Lincoln Jadi Simbol Krisis AS dalam Perang dengan Iran

“Situasi ini dan laporan mengenai kondisi tersebut bukan hanya memilukan, tetapi respons presiden Amerika Serikat membuat saya marah dan seharusnya membuat kita semua marah,” kata Moore kepada CNN.

Moore, yang memiliki latar belakang militer, mengatakan dirinya berharap Trump menunjukkan empati lebih besar kepada para personel yang bersedia berkorban demi negara.

Moore juga menyinggung bahwa Trump tidak pernah menjalani penugasan militer di luar negeri maupun mengenakan seragam militer. Menurut Moore, kondisi tersebut semestinya tidak menghalangi Trump untuk menunjukkan “empati yang lebih besar kepada mereka yang bersedia berkorban demi negara mereka”.

Gubernur Maryland tersebut juga mendesak Trump menunjukkan rasa tanggung jawab yang lebih besar terhadap keluarga para personel militer.

Pernyataan Moore muncul setelah Trump menanggapi laporan mengenai kondisi USS Abraham Lincoln dengan menepis kekhawatiran keluarga para pelaut. Ketika ditanya mengenai kekhawatiran keluarga awak kapal, Trump menjawab, “Tidak, mereka tidak khawatir.”

Baca juga: Baqaei: Kanada Tim Cadangan AS dalam Perang Melawan Iran

USS Abraham Lincoln berangkat dari San Diego pada November tahun lalu untuk menjalankan misi dan telah berada di laut secara terus-menerus selama lebih dari 260 hari, jauh dari rumah.

Sejumlah laporan mengungkap kondisi kehidupan yang buruk di kapal tersebut, termasuk persoalan kesehatan serta tekanan psikologis yang dialami para awak selama penugasan panjang. Laporan tersebut memicu reaksi sejumlah anggota Kongres dari Partai Demokrat.

Para anggota Kongres Demokrat mendesak Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth dan pemerintahan Trump memberikan penjelasan mengenai kondisi fisik dan psikologis para pelaut serta situasi kehidupan mereka selama menjalani misi panjang tersebut. []

Baca juga: Strategi Drone Baru Hizbullah, Tekanan bagi Trump dan Netanyahu