Internasional
Korea Selatan Tolak Permintaan Trump untuk Ikut Melucuti Nuklir Iran

Media ABI, 17 Agustus 2026 — Presiden Korea Selatan menolak permintaan Washington untuk bergabung dalam upaya mencegah Iran memperoleh senjata nuklir, menurut pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Menurut Al Jazeera pada Minggu, 16 Agustus 2026, Trump mengatakan dirinya meminta Presiden Korea Selatan bergabung dalam upaya Amerika Serikat untuk melucuti Iran dari senjata nuklir. Namun, permintaan tersebut ditolak.
Baca juga: IRGC: Operasi Iran Bisa Berubah Menjadi Ofensif
“Saya bertanya kepada Presiden Korea Selatan, apakah Anda bersedia bergabung dalam upaya kami untuk melucuti Iran dari senjata nuklir? Jawabannya adalah tidak,” kata Trump.
Dalam pernyataan yang sama, Trump juga menyampaikan apresiasi terhadap Arab Saudi, Turki, dan Pakistan yang disebutnya telah menandatangani Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah.
Trump mengatakan kesepakatan tersebut mencerminkan semakin dekatnya hubungan negara-negara di Timur Tengah sekaligus menunjukkan kemampuan negara-negara tersebut untuk mempertahankan diri.
“Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah antara Arab Saudi, Pakistan, dan Turki merupakan langkah yang berani, besar, dan penting,” ujar Trump.
Baca juga: Selat Hormuz, Awal Keruntuhan Imperium AS
Trump juga mengatakan telah memerintahkan Menteri Pertahanan AS untuk mengurangi secara signifikan skala latihan militer bersama Amerika Serikat dan Korea Selatan.
Pernyataan Trump mengenai penolakan Seoul tersebut disampaikan ketika Washington terus mendorong upaya terkait program nuklir Iran. []
Baca juga: Amarah Negara Teluk Memuncak, Pangkalan AS Kini Dipersoalkan







