Internasional
Arab Saudi Selatan Diguncang Ledakan, Peringatan Udara Dikeluarkan

Media ABI, 2 November 2026 – Peringatan serangan udara diaktifkan di sejumlah wilayah Arab Saudi selatan pada Minggu malam, di tengah meningkatnya ketegangan keamanan di kawasan tersebut, menurut laporan Organisasi Pertolongan dan Penyelamatan Arab Saudi.
Baca juga: Solidaritas Palestina Kalah oleh Kalkulator Kementerian Pariwisata
Menurut laporan Kantor Berita IRNA pada Senin (2/11/2026), yang mengutip Al Jazeera, organisasi tersebut juga mengumumkan aktivasi sistem peringatan dini di Jizan, wilayah selatan Arab Saudi.
Pada Minggu malam, sejumlah ledakan terdengar di kota Khamis Mushait dan Abha. Ledakan itu terjadi setelah Angkatan Bersenjata Yaman melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di Arab Saudi selatan.
Sementara itu, jaringan televisi Al Masirah, mengutip media-media Arab Saudi, melaporkan bahwa Khamis Mushait dan Abha menjadi sasaran serangan rudal dan pesawat nirawak.
Organisasi Pertolongan dan Penyelamatan Arab Saudi kemudian menyatakan bahwa status bahaya di Abha dan Khamis Mushait telah dicabut dan situasi kembali normal.
Baca juga:
- Senator AS: Washington Tak Mampu Melindungi Pasukannya dari Serangan Iran
- Didesak Keluar dari BoP, Indonesia Tegaskan Alasan Pertahankan Keterlibatan
- Rusia: NATO Tingkatkan Aktivitas Militer di Kawasan Baltik
Juru bicara koalisi pimpinan Arab Saudi, Turki al-Maliki, mengklaim bahwa sistem pertahanan udara Saudi berhasil mencegat dan menghancurkan sebuah rudal balistik yang diluncurkan dari Yaman menuju wilayah selatan Arab Saudi.
Di tengah perkembangan tersebut, sumber-sumber Yaman menyatakan bahwa pesawat tempur Arab Saudi menyerang Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Hodeidah di Yaman bagian barat.
Pada hari yang sama, sebuah fasilitas industri di Dammam, Arab Saudi timur, dilaporkan menjadi sasaran serangan dari Yaman. Serangan tersebut memicu kebakaran besar di kompleks industri itu. []







