Internasional
Operasi Yaman Ganggu Agenda Internasional di Arab Saudi

Media ABI, 28 Oktober 2026 – Pembatalan dan penundaan sejumlah acara internasional di Riyadh terus berlanjut menyusul operasi balasan yang dilancarkan Angkatan Darat Yaman.
Dilansir dari Kantor Berita Tasnim pada Rabu (28/10/2026), perusahaan asal Inggris, Informa, mengumumkan pembatalan, penundaan, serta perubahan format sejumlah acara besar yang diselenggarakannya di ibu kota Arab Saudi tersebut. Langkah ini diambil di tengah kekhawatiran terhadap operasi militer Yaman.
Baca juga: Dua Pesawat Militer Saudi Jadi Sasaran Serangan Rudal Yaman
Salah satu agenda yang terdampak adalah pameran properti bergengsi Cityscape Global di Riyadh. Informa menunda penyelenggaraan pameran yang semula dijadwalkan berlangsung pada pertengahan November itu hingga 2027 akibat operasi militer Yaman.
Perubahan serupa juga terjadi pada World Health Summit di Riyadh. Menyusul perkembangan situasi dan serangan yang terjadi, acara tersebut akan diselenggarakan secara daring, menggantikan format pertemuan tatap muka.
Dampak gangguan penyelenggaraan acara di Arab Saudi turut memengaruhi proyeksi bisnis Informa. Kantor Berita Reuters melaporkan bahwa perusahaan itu memangkas proyeksi pertumbuhan pendapatan globalnya dari 6 persen menjadi 3 persen. Informa juga memperkirakan pendapatannya dari Arab Saudi akan terhenti hingga akhir 2026.
Di sektor penerbangan, laporan sebelumnya juga menyebutkan gangguan luas pada sistem navigasi udara dan operasional penerbangan di dua bandara Arab Saudi, yakni Dammam dan Jeddah. []
Baca juga: Gadi Eisenkot: Netanyahu Tahu Iran Tak Pernah Miliki Senjata Nuklir







