Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Ansarullah: Saudi Akan Hadapi Respons Menyeluruh dari Yaman

Published

on

Anggota Biro Politik Ansarullah Yaman Abdullah al-Naami menyampaikan peringatan terkait potensi eskalasi jika Arab Saudi menghalangi penerbangan Bandara Internasional Sanaa.
Anggota Biro Politik Ansarullah Yaman Abdullah al-Naami menyampaikan peringatan terkait potensi eskalasi jika Arab Saudi menghalangi penerbangan Bandara Internasional Sanaa. (Foto: IRNA)

Ahlulbait Indonesia, 20 Juli 2026 – Anggota Biro Politik Gerakan Ansarullah Yaman, Abdullah al-Naami, memperingatkan bahwa setiap upaya Arab Saudi menghalangi penerbangan menuju atau dari Bandara Internasional Sanaa akan mendapat “respons menyeluruh” dari Yaman.

Dalam wawancara dengan Al Mayadeen pada Minggu (19/7/26), Al-Naami menilai Timur Tengah berada di ambang eskalasi besar akibat agresi terhadap Iran dan berlanjutnya blokade atas Yaman. Menurutnya, jika konflik meluas, Amerika Serikat akan menjadi pihak yang paling dirugikan.

Baca juga: Yaman Peringatkan Saudi Soal Risiko Serangan terhadap Infrastruktur Energi

Ia menegaskan bahwa Amerika Serikat berulang kali mengingkari kesepakatan dan kewajiban internasional, serta menyatakan bahwa Israel berhasil menyeret Washington ke dalam perang melawan Iran.

Mengenai Arab Saudi, Al-Naami mengatakan negara itu memiliki banyak sasaran strategis yang berada dalam jangkauan angkatan bersenjata Yaman. Ia menegaskan Ansarullah siap menanggung konsekuensi besar demi mengakhiri blokade terhadap Yaman, seraya menyebut Riyadh memahami besarnya risiko apabila ketegangan terus meningkat.

Al-Naami menambahkan, saat ini Ansarullah sedang mengevaluasi berbagai pilihan yang dimilikinya. Menurutnya, apabila Amerika Serikat bergabung bersama Arab Saudi dalam perang melawan Yaman, Washington justru akan menempatkan dirinya dalam situasi yang sulit.

Anggota Biro Politik itu juga memastikan koordinasi antara Ansarullah dan Poros Perlawanan tetap berlangsung penuh, serta menyebut seluruh konfrontasi yang sedang terjadi sebagai bagian dari satu medan perjuangan yang sama.

Baca juga: Yaman Peringatkan Arab Saudi: Hentikan Campur Tangan atau Hadapi Konsekuensi

Al-Naami menyatakan Bandara Internasional Sanaa dalam waktu dekat akan kembali melayani penerbangan dari berbagai negara. Karena itu, ia memperingatkan bahwa setiap upaya Arab Saudi menghalangi penerbangan menuju atau dari bandara tersebut akan memperburuk krisis kawasan dan memicu “respons menyeluruh” dari Ansarullah.

Pejuang Yaman itu juga mengungkapkan bahwa Arab Saudi pernah menawarkan berbagai konsesi, termasuk insentif finansial dan perluasan pengaruh geografis Ansarullah di Yaman. Namun, seluruh tawaran tersebut ditolak.

Menutup pernyataannya, Al-Naami menegaskan Ansarullah tidak akan tinggal diam menghadapi perkembangan situasi dan siap mengambil langkah yang dianggap diperlukan.

Pernyataan tersebut disampaikan beberapa hari setelah Arab Saudi menyerang Bandara Internasional Sanaa pada Senin (13/7). Sebagai balasan, angkatan bersenjata Yaman mengklaim telah menyerang Bandara Abha di Arab Saudi. []

Baca juga: Yaman: Tangan Washington Berlumuran Darah Anak-anak Iran