Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Arab Saudi Minta AS Pimpin Kampanye Militer Melawan Yaman

Published

on

Mohammed bin Salman dilaporkan meminta Amerika Serikat memimpin aksi militer terhadap Yaman dalam pertemuan dengan Komandan CENTCOM.
Mohammed bin Salman dilaporkan meminta Amerika Serikat memimpin aksi militer terhadap Yaman dalam pertemuan dengan Komandan CENTCOM.

Media ABI, 30 Agustus 2026 – Arab Saudi dilaporkan berupaya mendorong Amerika Serikat untuk memimpin kampanye militer melawan Yaman. Namun, Washington disebut menolak permintaan tersebut.

Informasi itu dilaporkan jaringan televisi Israel Kan dan dikutip Tasnim News Agency pada Minggu, 30 Agustus 2026. Kan mengutip seorang sumber Yaman yang berseberangan dengan Ansarullah.

Baca juga: Iran Tegaskan Akan Pertahankan Kepentingannya Lewat Diplomasi

Menurut sumber tersebut, Riyadh menginginkan Amerika Serikat mengambil peran langsung sebagai pemimpin kampanye militer terhadap Ansarullah di Yaman. Upaya itu disebut tidak mendapat persetujuan dari Washington.

Permintaan tersebut, menurut laporan Kan, disampaikan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman dalam pertemuannya dengan Komandan Komando Pusat Amerika Serikat atau CENTCOM.

Dalam pertemuan itu, Mohammed bin Salman dilaporkan meminta Washington memimpin sendiri kampanye militer terhadap Ansarullah di Yaman. Namun, Amerika Serikat disebut menolak permintaan dari pihak Saudi.

Laporan tersebut hingga kini masih bersandar pada keterangan sumber yang dikutip jaringan Kan. Pemerintah Arab Saudi maupun Amerika Serikat belum memberikan konfirmasi resmi mengenai adanya permintaan Riyadh agar Washington memimpin aksi militer terhadap Yaman. []

Baca juga: Angkatan Laut IRGC: Selat Hormuz Sepenuhnya dalam Kendali Iran