Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Rusia Tolak Permintaan AS untuk Menjauh dari Iran

Published

on

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menegaskan Rusia akan terus menjaga dan mengembangkan hubungan kemitraannya dengan Iran di tengah tekanan dari Amerika Serikat.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menegaskan Rusia akan terus menjaga dan mengembangkan hubungan kemitraannya dengan Iran di tengah tekanan dari Amerika Serikat.

Media ABI, 4 September 2026 – Kremlin menegaskan Rusia akan tetap menjaga dan mengembangkan hubungan dengan Iran, menanggapi permintaan Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent agar Moskow menjauh dari Teheran.

Baca juga: Mantan Menlu Jerman: Tak Ada Kekuatan yang Mampu Membuka Selat Hormuz

Menurut laporan Kantor Berita Fars pada Jumat (4/9/2026), juru bicara Kepresidenan Rusia Dmitry Peskov mempertanyakan apakah Amerika Serikat dapat, atau bahkan patut, berusaha memonopoli hubungan dengan negara tertentu.

Pernyataan itu disampaikan Peskov dalam wawancara dengan program berita stasiun televisi Vesti. Menurutnya, Rusia memiliki mitra dan sahabat sendiri yang hubungannya akan terus dijaga dan dikembangkan.

“Kami memiliki mitra dan sahabat kami sendiri. Kami akan terus mempertahankan dan mengembangkan lebih lanjut hubungan persahabatan dan kemitraan ini,” kata Peskov.

RIA Novosti melaporkan, pernyataan tersebut muncul setelah Bessent meminta Rusia menjaga jarak dari Iran.

Respons Kremlin memperlihatkan Moskow tidak berniat mengubah hubungan persahabatan dan kemitraannya dengan Teheran atas permintaan Washington. []

Baca juga: Puluhan Drone Iran Serang Pangkalan Al Minhad di Uni Emirat Arab