Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Trump Klaim 18 Juta Barel Melintas Hormuz, Pantauan Satelit Catat Nol Tanker

Published

on

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mengklaim Washington menguasai Selat Hormuz dan mengusulkan perubahan nama jalur perairan strategis itu menjadi “Selat Trump”.
Donald Trump mengklaim 18 juta barel minyak telah melintasi Selat Hormuz, sementara pemantauan satelit hingga pukul 14.00 mencatat tidak ada kapal tanker yang melintas di jalur tersebut.

Media ABI, 4 September 2026 – Klaim Presiden Amerika Serikat Donald Trump bahwa 18 juta barel minyak telah melintasi Selat Hormuz berbanding terbalik dengan hasil pemantauan satelit yang menunjukkan tidak adanya pergerakan kapal tanker di jalur tersebut hingga Jumat siang.

Baca juga: Israel Khawatir Iran Lancarkan Serangan Rudal

Kantor Berita Fars melaporkan pada Jumat (4/9/2026) bahwa berdasarkan pemantauan satelit di bagian selatan Selat Hormuz hingga pukul 14.00, lalu lintas kapal tanker melalui jalur itu tercatat nihil.

Beberapa jam sebelumnya, Trump melalui akun Truth Social mengunggah sebuah gambar dan menyatakan bahwa 18 juta barel minyak telah melintasi Selat Hormuz.

Namun, berdasarkan pemantauan yang dikutip Fars, kapal yang berada di kawasan Selat Hormuz hanya terdiri atas dua kapal tanker yang berkaitan dengan Arab Saudi dan sebuah kapal tunda. Ketiganya merupakan kapal yang sebelumnya telah menjadi sasaran serangan. []

Baca juga: Baghaei: Iran Hanya Bidik Sasaran Militer, AS Serang Target Sipil