Internasional
Bloomberg: Ekspor Minyak Saudi Anjlok ke Titik Terendah

Media ABI, 3 September 2026 – Ekspor minyak mentah Arab Saudi pada Agustus 2026 merosot ke titik terendah dalam setidaknya sembilan tahun terakhir. Bloomberg mengaitkan penurunan itu dengan serangan terhadap kapal-kapal Saudi di Laut Merah yang mengancam jalur pengiriman minyak negara tersebut.
Fars News Agency, mengutip laporan Bloomberg pada Rabu malam, 2 September 2026, menyebut jalur itu sebelumnya digunakan Riyadh selama perang untuk menghindari Selat Hormuz. Bloomberg menilai penurunan ekspor minyak tersebut sebagai pukulan bagi Arab Saudi.
Baca juga: Sana’a: Saudi Kerahkan Pasukan untuk Tekan Yaman
Serangan yang terus berlanjut juga memicu kekhawatiran di kalangan pelanggan minyak Saudi. Sebagian pembeli mulai ragu menggunakan pelabuhan-pelabuhan Arab Saudi di Laut Merah, sehingga Riyadh terdorong mencari jalur pelayaran lain untuk mempertahankan pengiriman minyaknya.
Menurut Bloomberg, salah satu pilihan yang dipertimbangkan adalah mengalihkan rute pengiriman dengan memutari Afrika. Langkah itu ditempuh di tengah meningkatnya risiko terhadap pelayaran di Laut Merah.
Saudi Aramco menolak menjawab pertanyaan Bloomberg mengenai data ekspor minyaknya, sementara Kementerian Energi Arab Saudi tidak memberikan komentar mengenai laporan tersebut. []
Baca juga: Arab Saudi Minta AS Pimpin Kampanye Militer Melawan Yaman






