Opini
CENTCOM Buntu di Iran Selatan, Desak Operasi Dihentikan

Ahlulbait Indonesia, 27 Juli 2026 – Setelah 13 malam melancarkan serangan militer ke wilayah selatan Iran, Komandan Komando Pusat Militer Amerika Serikat (CENTCOM), Jenderal Brad Cooper, dilaporkan merekomendasikan penghentian operasi karena menilai kampanye serangan tersebut telah mencapai batas efektivitasnya.
Mengutip laporan Axios pada Senin dini hari (27/7/2026), dalam artikel berjudul “Top U.S. Military Commander in Middle East Advised Halting Hormuz Bombing” oleh Barak Ravid, sejumlah sumber yang mengetahui pembahasan internal menyebut Cooper menyampaikan rekomendasi tersebut kepada Gedung Putih. Menurut sumber-sumber itu, serangan lanjutan dinilai tidak akan memberikan hasil yang signifikan apabila Amerika Serikat tidak memutuskan untuk kembali memasuki perang berskala penuh dengan Iran.
Baca juga: The Atlantic: Trump Kehabisan Waktu Membuka Selat Hormuz
Sumber-sumber yang identitasnya tidak diungkapkan itu mengatakan rekomendasi Cooper, bersama masukan dari sejumlah pejabat senior Gedung Putih lainnya, turut memengaruhi keputusan Presiden Donald Trump pada Jumat lalu untuk menghentikan serangan terhadap Iran.
Menurut laporan tersebut, keputusan itu mencerminkan penilaian para penasihat militer dan sipil Trump bahwa terdapat keterbatasan terhadap hasil yang dapat dicapai melalui operasi militer, khususnya melalui serangan udara.
Axios juga melaporkan bahwa keputusan Trump diambil setelah pertemuan dengan para penasihat senior dan pejabat militer yang mengajukan rencana serangan baru. Namun, dalam beberapa hari menjelang pertemuan tersebut, pandangan Trump disebut mulai berubah. Meski sebelumnya cenderung mempertimbangkan eskalasi menuju perang berskala penuh dengan Iran, sikapnya mulai bergeser sejak Kamis sore.
Dalam pertemuan itu, Cooper menjelaskan bahwa langkah berikutnya adalah melanjutkan operasi tempur besar untuk menyelesaikan sekitar 20 persen target yang telah ditetapkan militer AS dalam operasi Epic Rage, tetapi belum diserang.
Baca juga: Juru Bicara Angkatan Bersenjata Iran: AS Terjebak dalam Kebuntuan Strategis
Meski demikian, menurut sumber Axios, Cooper menegaskan bahwa tanpa keputusan politik untuk kembali ke perang berskala luas melawan Iran, melanjutkan pemboman selama dua pekan terakhir tidak akan memberikan manfaat yang berarti.
Hingga laporan tersebut diterbitkan, juru bicara CENTCOM belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar dari Axios.
Di sisi lain, sumber yang sama mengungkapkan bahwa Ketua Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata AS, Jenderal John Daniel Caine, secara tertutup juga telah memperingatkan Menteri Pertahanan Pete Hegseth dan Presiden Donald Trump mengenai menipisnya persediaan rudal pencegat sistem pertahanan udara AS di kawasan Asia Barat. Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi mengurangi kemampuan Amerika Serikat dalam melindungi pasukannya maupun sekutu-sekutunya di kawasan. []







