Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Yaman Paksa 6 Kapal Saudi Berbalik dari Bab al-Mandab

Published

on

Kapal-kapal melintasi Selat Bab al-Mandab, jalur pelayaran strategis yang menjadi fokus blokade maritim Yaman terhadap Arab Saudi.
Blokade maritim Yaman disebut memaksa enam kapal Saudi berbalik dari Selat Bab al-Mandab.

Ahlulbait Indonesia, 22 Juli 2026 — Enam kapal Saudi terpaksa membatalkan pelayaran melalui Selat Bab al-Mandab dalam 24 jam terakhir setelah menerima peringatan dari Angkatan Bersenjata Yaman yang mulai memberlakukan larangan pelayaran terhadap Arab Saudi.

Informasi tersebut disampaikan seorang pejabat Kementerian Pertahanan Yaman kepada Saba News, Selasa (21/7), seraya menegaskan bahwa langkah itu merupakan implementasi strategi “blokade dibalas dengan blokade.”

Baca juga: Yaman Resmi Terapkan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

Menurut pejabat tersebut, keenam kapal memilih berbalik arah setelah menerima peringatan dari Angkatan Bersenjata Yaman terkait pemberlakuan larangan pelayaran terhadap kapal-kapal Saudi.

Perkembangan ini memperkuat laporan sebelumnya yang menyebut dua kapal tanker pengangkut minyak Arab Saudi juga mengubah rute di Laut Merah akibat blokade maritim Yaman. Kedua tanker itu dilaporkan membatalkan pelayaran menuju Bab al-Mandab dan berbalik ke arah Terusan Suez.

Sehari sebelumnya, Juru Bicara Angkatan Bersenjata Yaman, Yahya Saree, mengumumkan bahwa blokade maritim terhadap Arab Saudi telah resmi memasuki fase pelaksanaan.

Baca juga: Ansarullah: Saudi Akan Hadapi Respons Menyeluruh dari Yaman

“Kami menegaskan hak rakyat kami untuk menghadapi blokade dengan blokade serta eskalasi menyeluruh dengan eskalasi menyeluruh,” ujar Saree.

Ia menegaskan, Angkatan Bersenjata Yaman telah menyiapkan seluruh opsi untuk menghadapi perkembangan di lapangan dan akan merespons setiap peningkatan agresi Arab Saudi dengan eskalasi yang lebih luas dan lebih keras. []

Baca juga: Yaman Peringatkan Arab Saudi: Hentikan Campur Tangan atau Hadapi Konsekuensi