Internasional
Yaman Gempur Jalur Minyak Saudi Menuju Yanbu dengan Drone

Ahlulbait Indonesia, 28 Juli 2026 – Juru Bicara Angkatan Bersenjata Yaman, Yahya Saree, mengumumkan bahwa sejumlah titik vital di jalur penyaluran minyak mentah dari wilayah timur Arab Saudi menuju Pelabuhan Yanbu menjadi sasaran serangan beberapa unit drone.
Menurut laporan Al-Masirah, Senin (27/7), Yahya Saree menjelaskan bahwa operasi tersebut menyasar fasilitas-fasilitas penting di sepanjang jalur pasokan dan distribusi minyak mentah menuju Yanbu, pelabuhan utama ekspor minyak Arab Saudi di pesisir Laut Merah.
Baca juga: Militer Iran Siaga Penuh: Musuh Akan Dikubur di Luar Perbatasan
Serangan itu, lanjutnya, merupakan respons atas pelanggaran wilayah udara Yaman oleh drone-drone milik Arab Saudi.
Pernyataan tersebut muncul setelah perusahaan intelijen maritim Windward melaporkan aktivitas pemuatan minyak mentah di Pelabuhan Yanbu turun sekitar 40 persen sejak 19 Juli. Penurunan itu disebut berkaitan dengan meningkatnya gangguan terhadap jalur ekspor minyak Arab Saudi.
Pada malam sebelumnya, sebuah sumber Yaman mengatakan kepada jaringan Al Mayadeen bahwa Angkatan Bersenjata Yaman telah menyerang tiga kapal tanker minyak Arab Saudi dalam kurun waktu 48 jam terakhir.
Baca juga: The Atlantic: Trump Kehabisan Waktu Membuka Selat Hormuz
Sumber yang sama juga menyebutkan, sejak Senin lalu sedikitnya 16 kapal Saudi terpaksa berbalik arah setelah tidak diizinkan melintas.
Menurut sumber tersebut, sejak diberlakukannya blokade laut Yaman terhadap Arab Saudi, belum ada satu pun kapal tanker minyak Saudi, baik yang berlayar menuju tujuan maupun yang kembali, berhasil melintasi Selat Bab al-Mandab. []
Baca juga: Iran Peringatkan Inggris akan Menjadi Sasaran Berikutnya jika Dukung AS






