Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Washington Post: Perang Iran Menggerus Kesiapan Militer AS di Asia

Published

on

Kapal perang Angkatan Laut Amerika Serikat. Lebih dari 30 kapal yang semula dijadwalkan ditempatkan di Pasifik dilaporkan dialihkan ke Timur Tengah selama perang dengan Iran.
Lebih dari 30 kapal AS dialihkan dari Pasifik ke Timur Tengah selama perang dengan Iran, memicu kekhawatiran di kawasan Asia.

Media ABI, 27 Agustus 2026 — Perang Amerika Serikat dengan Iran mulai memunculkan kekhawatiran di kalangan sekutu Washington di Asia. Penggunaan amunisi dalam jumlah besar serta pengalihan aset militer ke Timur Tengah disebut telah menekan kesiapan militer AS di kawasan Indo-Pasifik.

Mehr News Agency pada Kamis (27/8/26) melaporkan bahwa The Washington Post mengutip sejumlah pejabat Pentagon yang khawatir perang berkepanjangan dengan Iran dapat mengurangi kemampuan Amerika menghadapi kemungkinan konflik dengan China.

Baca juga: The Economist Mengulas Alasan Ansharullah Sulit Ditundukkan

Seorang pejabat Amerika mengatakan lebih dari 30 kapal yang sebelumnya direncanakan berada di kawasan Pasifik dialihkan ke Timur Tengah selama perang berlangsung.

Pengaruhnya mulai terasa pada sejumlah agenda militer AS di Asia. Washington membatalkan latihan amfibi bersama Korea Selatan yang semula dijadwalkan pada September. Tekanan yang ditimbulkan perang dengan Iran terhadap pasukan Amerika disebut sebagai alasan pembatalan tersebut.

Persoalan lain muncul pada persediaan rudal. Seorang pejabat Taiwan mengatakan kepada The Washington Post bahwa Taipei memperkirakan keterlambatan cukup besar dalam pengiriman rudal Patriot. Menurutnya, Pentagon telah menggunakan sebagian besar persediaan rudal pencegatnya di Timur Tengah.

Jepang juga menerima peringatan serupa. Seorang diplomat Asia mengatakan kepada surat kabar tersebut bahwa Tokyo telah diberi tahu Pentagon mengenai kemungkinan keterlambatan pengiriman sejumlah sistem pertahanan, termasuk rudal jelajah Tomahawk.

Baca juga: Layang-layang Anak Gaza Dicap Aktivitas Bersenjata

Bagi sekutu Amerika di Asia, perkembangan ini menjadi perhatian karena sebagian dari kebutuhan pertahanan mereka bergantung pada kemampuan Washington memenuhi komitmen pengiriman senjata.

The Washington Post mengutip para pakar yang menilai perang dengan Iran telah memberikan dampak besar terhadap posisi militer AS di Asia, terutama dalam menghadapi China.

Perang di Timur Tengah dengan demikian mulai berimbas pada perencanaan militer Amerika di kawasan Indo-Pasifik. Kapal-kapal yang semula disiapkan untuk Pasifik dialihkan, latihan militer dibatalkan, sementara sejumlah sekutu bersiap menghadapi kemungkinan keterlambatan pasokan senjata.

Bagi Washington, persoalannya kini bukan hanya bagaimana mempertahankan operasi militernya di Timur Tengah, tetapi juga bagaimana memastikan pengalihan sumber daya tersebut tidak mengurangi kesiapan menghadapi tantangan di Asia. []

Baca juga: Pelaut AS Mencoba Bunuh Diri di USS Abraham Lincoln, Hadapi Hukuman Disipliner