Internasional
NBC Laporkan Kerugian Miliaran Dolar AS Akibat Serangan Iran di Asia Barat

Media ABI, 26 Agustus 2026 — Serangan rudal dan drone Iran dilaporkan menyebabkan kerusakan bernilai miliaran dolar pada peralatan intelijen dan pengawasan Amerika Serikat di Asia Barat. Jaringan televisi NBC mengungkap kerusakan tersebut dengan mengutip sejumlah pejabat yang mengetahui kondisi fasilitas AS di kawasan.
Dalam laporan yang disiarkan pada Rabu (26/8/26), NBC menyebut Amerika Serikat harus mengeluarkan biaya miliaran dolar untuk memulihkan infrastruktur intelijen di sejumlah negara Asia Barat yang terdampak serangan Iran.
Baca juga: Dokumen Rahasia Netanyahu Diburu MI6, Kini Berada di Tangan Iran
Sejumlah sumber yang dikutip tanpa disebutkan namanya mengatakan serangan tersebut sekaligus memperlihatkan kelemahan dalam pertahanan pangkalan Amerika Serikat. Kondisi itu mendorong para pejabat AS meninjau kembali cara melindungi fasilitas yang dianggap sensitif.
“Serangan ini mengungkap kelemahan pertahanan pangkalan AS,” demikian laporan NBC, yang menyebut kondisi tersebut memaksa pejabat Amerika Serikat mengevaluasi kembali perlindungan terhadap fasilitas penting di kawasan.
Kerusakan yang dilaporkan tidak hanya menyangkut fasilitas militer. Infrastruktur intelijen dan pengawasan juga terdampak, sehingga proses pemulihannya diperkirakan membutuhkan biaya besar.
NBC melaporkan serangan tersebut turut memunculkan pertanyaan mengenai kemampuan Departemen Luar Negeri, Pentagon, dan badan-badan intelijen Amerika Serikat dalam menjaga fasilitas mereka di Asia Barat.
Baca juga: Gedung Putih: Tak Ada Negosiasi dengan Iran
Laporan itu muncul ketika pemerintah Amerika Serikat berupaya menepis besarnya dampak serangan terhadap pangkalan dan fasilitasnya di kawasan. Namun, keterangan pejabat yang diperoleh NBC menggambarkan kerusakan pada infrastruktur intelijen dan pengawasan sebagai persoalan yang memiliki konsekuensi finansial serius.
Bagi Washington, persoalan yang muncul setelah serangan bukan hanya menyangkut pemulihan fasilitas yang rusak. Kemampuan mempertahankan infrastruktur sensitif di tengah serangan rudal dan drone juga kembali menjadi perhatian.
NBC menilai serangan tersebut telah memperlihatkan celah dalam sistem perlindungan fasilitas AS di Asia Barat. Pemulihan infrastruktur intelijen yang rusak sekaligus akan menambah beban biaya bagi Amerika Serikat, sementara kemampuan Washington menjaga fasilitasnya di kawasan kembali menjadi sorotan. []







