Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Pentagon Kembali Perbarui Data Korban Perang Iran, Total Capai 776 Orang

Published

on

Dua tentara AS tewas dalam serangan Iran di Pangkalan Al-Muwaffaq Salti saat bertugas dalam unit pertahanan udara.
Pentagon memperbarui data korban militer Amerika Serikat dalam perang dengan Iran dengan tambahan 60 personel terluka, sehingga total korban mencapai 776 orang.

Media ABI, 26 Agustus 2026 — Pentagon memperbarui data korban militer Amerika Serikat dalam perang dengan Iran dengan menambahkan 60 personel yang terluka. Pembaruan tersebut membuat total korban tewas dan terluka yang tercatat secara resmi mencapai 776 orang, menurut laporan The Intercept yang dikutip Mehr News Agency.

Angka terbaru itu diumumkan setelah militer Amerika Serikat memasukkan 60 personel tambahan ke dalam daftar korban luka akibat operasi di Iran.

Baca juga: The Economist Pelesetkan “Epic Fury” Trump Menjadi “Operation Blind Fury”

Dari total 776 korban tersebut, sekitar 345 kasus tercatat setelah 7 Juli. Angka itu muncul setelah berakhirnya gencatan senjata kedua yang menurut laporan The Intercept runtuh akibat tindakan Amerika Serikat.

Pada saat jumlah korban bertambah, Pentagon juga diam-diam mencari layanan untuk menangani korban serta kebutuhan fasilitas kamar jenazah. Informasi tersebut terungkap dalam dokumen kontrak pemerintah yang ditelaah The Intercept.

Dokumen itu menunjukkan adanya upaya Pentagon memperoleh layanan terkait penanganan korban dan urusan kamar jenazah ketika jumlah personel militer Amerika Serikat yang tewas dan terluka terus meningkat.

Baca juga: Mantan Komandan CENTCOM: Pangkalan AS di Timur Tengah Tak Lagi Bisa Digunakan

Pembaruan angka tersebut mendapat sorotan dari seorang pejabat pemerintah Amerika Serikat. Dia menyebut penambahan 60 korban luka dalam pembaruan data pekan lalu sebagai “trik statistik” dan menuding Pentagon menunda pengumuman angka akhir selama berminggu-minggu.

Kenaikan angka korban tersebut kembali membuka pertanyaan mengenai keterbukaan Pentagon dalam menyampaikan jumlah korban dari operasi militer Amerika Serikat terhadap Iran. []

Baca juga: Serangan Iran ke Pangkalan Bahrain Picu Krisis USS Abraham Lincoln