Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Rudal Iran Hantam Gudang Amunisi dan Menara Pengawas Armada Kelima AS

Published

on

Rudal Iran dalam operasi yang menyasar pangkalan Al Udeiri di Kuwait dan fasilitas Armada Kelima Angkatan Laut AS di Bahrain. (Foto: Sepah News)
Rudal Iran dalam operasi yang menyasar pangkalan Al Udeiri di Kuwait dan fasilitas Armada Kelima Angkatan Laut AS di Bahrain. (Foto: Sepah News)

Ahlulbait Indonesia, 25 Juli 2026 – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan telah menghancurkan tiga gudang penyimpanan amunisi dan peralatan di pangkalan militer Amerika Serikat di Al Udeiri, Kuwait, serta menyerang menara pengawas Armada Kelima Angkatan Laut AS di Bahrain dalam gelombang terbaru Operasi Nasr 2.

Dalam pernyataan resmi ke-50 yang dipublikasikan Sepah News pada Jumat malam (24/7/2026), Humas IRGC menyebut operasi tersebut merupakan bagian dari gelombang ke-27 Operasi Nasr 2 yang mengusung sandi “Ya Aba Shalih al-Mahdi Adrikni”.

Baca juga: IRGC: Jet Tempur, Sistem Patriot, dan Balon Mata-mata AS Luluh Lantak

Menurut pernyataan itu, pasukan IRGC melancarkan serangan terhadap tiga gudang penyimpanan amunisi dan peralatan di pangkalan militer AS di Al Udeiri. Ketiga gudang tersebut disebut terbakar sebelum akhirnya hancur.

Pada saat yang sama, IRGC menyatakan telah menghantam menara pengawas Armada Kelima Angkatan Laut Amerika Serikat yang bermarkas di Bahrain. Menurut pernyataan tersebut, serangan itu mengakibatkan kerusakan besar pada fasilitas yang menjadi salah satu pusat pemantauan operasi maritim AS di kawasan Teluk.

Mengawali pernyataannya, IRGC menyampaikan apresiasi kepada rakyat Iran atas keteguhan dan kesetiaan mereka. Menurut IRGC, keteguhan rakyat telah menebarkan rasa gentar di kubu lawan, sekaligus memperkuat semangat juang pasukan sehingga operasi terhadap sasaran-sasaran Amerika Serikat terus berlanjut.

Di bagian penutup, IRGC menegaskan bahwa operasi balasan terhadap target-target Amerika Serikat belum berakhir dan akan terus dilanjutkan.

Baca juga: Digempur Rudal dan Drone Iran, Pangkalan Al Udeid Kosong dari Pesawat Militer AS

Berikut kutipan penutup pernyataan resmi IRGC: “Operasi penghukuman masih terus berlanjut.”

“Dan kemenangan itu tidak lain hanyalah dari sisi Allah Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.” (QS. Ali Imran: 126).

Pernyataan ini sekaligus mempertegas narasi strategis IRGC bahwa operasi balasan akan terus berlanjut hingga Amerika Serikat menghadapi konsekuensi yang semakin besar atas keberadaan dan aktivitas militernya di kawasan. []

Baca juga: Nyaris Jadi “Besi Tua”, Pentagon Kembali Berburu Rudal Patriot Generasi Lama