Internasional
Panglima Iran Tetapkan Doktrin Balasan: Satu Warga Gugur Dibalas Satu Militer AS

Ahlulbait Indonesia, 25 Juli 2026 – Panglima Markas Pusat Khatam al-Anbiya, Mayor Jenderal Ali Abdullahi, menyatakan bahwa Iran menetapkan doktrin balasan baru dalam konfrontasi dengan Amerika Serikat. Menurutnya, setiap warga Iran yang gugur akan dibalas dengan menargetkan satu personel militer AS.
Dalam pesan yang diunggah melalui media sosial pada Jumat (24/7), Abdullahi menyebut kebijakan tersebut sebagai “persamaan yang pasti”, istilah yang digunakannya untuk menggambarkan aturan resmi di medan perang.
Baca juga: Digempur Rudal dan Drone Iran, Pangkalan Al Udeid Kosong dari Pesawat Militer AS

Panglima Khatam al-Anbiya menegaskan setiap korban warga Iran akan dibalas dengan menargetkan personel militer Amerika.
“Aturan yang sebelumnya telah kami buktikan kepada musuh sebagai sesuatu yang benar-benar operasional, mulai saat ini kami tetapkan sebagai rumus yang pasti dan telah diberlakukan di medan perang: sebagai balasan atas gugurnya setiap warga Republik Islam Iran, satu personel militer Amerika akan menemui ajal,” tulis Abdullahi.
Panglima Markas Pusat Khatam al-Anbiya itu juga melontarkan peringatan keras kepada Amerika Serikat.
“Kami telah menyiapkan tiket gratis dan langsung menuju neraka untuk kalian,” ujarnya.
Di balik retorika keras tersebut, Abdullahi tidak hanya menyampaikan ancaman, tetapi juga mengumumkan apa yang disebutnya sebagai “persamaan pembalasan” di medan perang: setiap warga Iran yang gugur akan dibalas dengan menargetkan satu personel militer Amerika. Pernyataan itu menegaskan pesan deterensi yang ingin disampaikan Teheran kepada Washington. []
Baca juga: Negara Teluk dan Yordania Kutuk Iran, Bungkam soal Serangan AS dan Israel







