Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Rudal Balistik Iran Hantam Camp Titin, Pangkalan Strategis Marinir AS di Yordania

Published

on

Camp Titin di pesisir Teluk Aqaba, Yordania, menjadi sasaran serangan rudal balistik IRGC dalam operasi yang diklaim menghantam fasilitas dan posisi Marinir Amerika Serikat. Foto: Ilustrasi

Media ABI, 2 September 2026 — Korps Garda Revolusi Islam Iran atau IRGC mengumumkan serangan rudal balistik terhadap Camp Titin di Yordania, pangkalan yang digunakan Marinir Amerika Serikat di pesisir Teluk Aqaba.

Menurut laporan Kantor Berita Tasnim yang diterbitkan Rabu (2/9/2026), serangan itu dilakukan Pasukan Dirgantara IRGC dalam gelombang kedua operasi yang disebut sebagai operasi penghukuman terhadap pasukan penyerang. Dengan sandi “Ya Rasulullah”, sejumlah besar rudal balistik diluncurkan ke pangkalan tersebut.

Baca juga: Rudal Iran Hantam Hanggar Drone AS di Yordania, Sejumlah Pilot Tewas

Dalam pernyataannya, IRGC menegaskan serangan tersebut menewaskan sejumlah besar personel Amerika Serikat serta menghancurkan sejumlah fasilitas penting dan helikopter serang.

Camp Titin dipilih sebagai sasaran karena posisi dan fungsinya yang dinilai strategis. Pangkalan itu berada di ujung utara Laut Merah, dekat Pelabuhan Aqaba di Yordania dan Pelabuhan Eilat di Israel, serta tidak jauh dari perbatasan Arab Saudi.

Lokasi tersebut menjadikan Camp Titin penting bagi kegiatan Marinir Amerika Serikat, termasuk latihan, pengamanan infrastruktur maritim, operasi amfibi, pemindahan peralatan, dan pengerahan pasukan secara cepat. Menurut Tasnim, sumber resmi Angkatan Laut Amerika Serikat juga mencatat pelaksanaan latihan FASTCENT, satuan respons cepat Marinir AS, di pangkalan tersebut.

Amerika Serikat berupaya menempatkan sebagian pasukannya di Camp Titin setelah menghadapi penutupan Selat Hormuz dan gangguan terhadap jalur logistik militernya di Teluk Persia.

Baca juga: Mantan Menlu Jerman: Tak Ada Kekuatan yang Mampu Membuka Selat Hormuz

Menurut laporan itu, langkah tersebut didasarkan pada perkiraan bahwa Iran tidak mengetahui sepenuhnya pergerakan pasukan Amerika Serikat atau tidak memiliki kemampuan untuk menjangkau pangkalan tersebut.

Serangan ke Camp Titin menunjukkan kemampuan Iran memantau pergerakan pasukan Amerika Serikat sekaligus menjangkau posisi mereka di luar kawasan Teluk Persia.

Tasnim menilai operasi tersebut memperluas medan konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel hingga ke pangkalan strategis Amerika Serikat di Yordania. Serangan itu diperkirakan akan menjadi perhatian dalam analisis keamanan dan militer, terutama terkait jangkauan operasi Iran di luar kawasan Teluk Persia. []

Baca juga: Bloomberg: Lingkaran Orang Terdekat Trump Kian Menyusut