Internasional
IRGC: Jet Tempur, Sistem Patriot, dan Balon Mata-mata AS Luluh Lantak

Ahlulbait Indonesia, 24 Juli 2026 – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan telah menghancurkan sejumlah jet tempur, sistem pertahanan udara Patriot, balon mata-mata, serta fasilitas yang digunakan personel militer Amerika Serikat dalam gelombang terbaru Operasi Nasr 2.
Dalam pernyataan resmi ke-51 yang dipublikasikan Sepah News pada Jumat (24/7/2026), Humas IRGC menyebut serangan tersebut menyasar Pangkalan Udara Al Azraq di Yordania serta sejumlah target di Erbil, Irak.
Baca juga: Digempur Rudal dan Drone Iran, Pangkalan Al Udeid Kosong dari Pesawat Militer AS
Menurut IRGC, pada gelombang ke-27 Operasi Nasr 2 yang mengusung sandi “Ya Aba Shalih al-Mahdi Adrikni”, pasukan Dirgantara IRGC melancarkan serangan ke pangkalan militer AS di Al Azraq. Serangan itu mengakibatkan kerusakan besar pada sejumlah jet tempur sekaligus menghantam fasilitas yang digunakan personel militer Amerika hingga menimbulkan korban tewas dan luka.
IRGC juga menyebut bahwa pemerintah Amerika Serikat tidak mengungkap jumlah korban yang sebenarnya, karena itu IRGC mengajak lembaga riset dan media internasional melakukan verifikasi langsung di lokasi serangan.
Serangkaian operasi tersebut, menurut IRGC, berlanjut ke Erbil, Irak. Di wilayah itu, satu sistem pertahanan udara Patriot dan sebuah balon mata-mata milik Amerika Serikat berhasil dihancurkan. Fasilitas yang digunakan personel militer AS juga disebut menjadi sasaran serangan.
Menutup pernyataannya, IRGC memperingatkan bahwa apabila Amerika Serikat terus melanjutkan tindakan yang dianggap sebagai agresi, Iran akan memberikan respons dengan bentuk yang berbeda pada operasi-operasi berikutnya.
Baca juga: Nyaris Jadi “Besi Tua”, Pentagon Kembali Berburu Rudal Patriot Generasi Lama
Berikut pernyataan lengkap Humas IRGC dalam pemberitahuan resmi Nomor 51 Operasi Nasr 2:
بسم الله قاصم الجبارین
وقاتلوهم حتی لا تکون فتنه
“Dan perangilah mereka hingga tidak ada lagi fitnah.” (QS. Al-Baqarah: 193)
Wahai rakyat Republik Islam Iran yang agung dan penuh pengorbanan,
Keteguhan dan ketabahan luar biasa yang Anda tunjukkan setiap hari semakin menampakkan kebenaran di dunia, sekaligus semakin mengasingkan kezaliman dan kesombongan. Keteguhan itu juga membuat para pejuang semakin yakin akan kemenangan akhir serta semakin mematahkan harapan musuh-musuh kemanusiaan.
Putra-putra terbaik Anda di Pasukan Dirgantara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), dalam kelanjutan operasi balasan mereka, pada gelombang ke-27 Operasi Nasr 2 dengan sandi suci “Ya Aba Shalih al-Mahdi Adrikni”, kembali melancarkan serangan dahsyat terhadap pangkalan militer Amerika Serikat di Al Azraq, Yordania. Dalam serangan tersebut, beberapa jet tempur mengalami kerusakan berat, sementara sebuah fasilitas tempat tinggal personel militer Amerika dihancurkan sehingga menyebabkan sejumlah personel tewas dan terluka.
Rezim Amerika yang disebut sebagai rezim pembunuh anak-anak secara terang-terangan berbohong kepada rakyatnya sendiri maupun masyarakat dunia mengenai jumlah korban tewas. Kami mengundang lembaga-lembaga penelitian dan media untuk melakukan penyelidikan lapangan terkait hal tersebut.
Baca juga: Iran Gempur Lagi Pangkalan AS di Kuwait dengan Rudal dan Drone
Dalam operasi kejutan lainnya, para pejuang Islam menghancurkan satu sistem pertahanan udara Patriot dan sebuah balon mata-mata milik rezim Amerika di Erbil. Mereka juga menyerang fasilitas yang disebut sebagai tempat tinggal personel Amerika.
Rezim Amerika yang arogan dan bertindak di luar hukum akan menghadapi bentuk-bentuk respons yang berbeda apabila terus melanjutkan tindakan permusuhannya.
“Dan kemenangan itu tidak lain hanyalah dari sisi Allah Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.” (QS. Ali Imran: 126). []
Baca juga: Iran Hancurkan Rudal Jelajah Tomahawk AS di Langit Kahnuj






