Internasional
Trump Klaim Semua Ranjau di Selat Hormuz Telah Dibersihkan

Media ABI, 23 Juni 2026 — Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim seluruh ranjau di perairan internasional Selat Hormuz telah dibersihkan atau dihancurkan. Trump juga memperingatkan Iran bahwa setiap kapal atau perahu yang memasang ranjau baru akan segera dihancurkan secara sistematis.
Pernyataan tersebut disampaikan Trump melalui akun pribadinya di platform Truth Social pada Selasa (23/6/2026), sebagaimana dilaporkan Mehr News Agency.
Trump mengatakan Amerika Serikat telah memantau seluruh bagian Selat Hormuz melalui Space Force. Dia juga mengklaim pemantauan serupa dilakukan terhadap Gunung Peacock dan tiga fasilitas nuklir lain yang menurutnya telah dihancurkan sebelumnya.
Baca juga: Al-Houthi: Yaman Berdiri di Sisi Iran dan Poros Perlawanan
“Kami memantau setiap jengkal selat melalui Space Force,” kata Trump dalam pesannya.
Trump kemudian memperingatkan Iran terkait pemasangan ranjau baru. Menurut dia, kebijakan tanpa toleransi terhadap pemasangan ranjau kini telah diberlakukan dan setiap upaya untuk menempatkan ranjau baru akan ditanggapi dengan penghancuran segera dan sistematis.
Klaim tersebut muncul ketika lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz masih menghadapi gangguan serius. Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres mengatakan pergerakan kapal di selat strategis tersebut hampir terhenti.
Baca juga: Militer Iran Peringatkan Kelompok Takfiri dan Unsur Anti-Iran
Guterres juga menyebut harga minyak telah meningkat 33 persen sejak dimulainya agresi terhadap Iran. Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers di New York.
Menurut Guterres, Perserikatan Bangsa-Bangsa siap mempertimbangkan mekanisme yang dapat ditempuh melalui perundingan dengan tetap menghormati hak kedaulatan negara-negara yang berkepentingan di kawasan tersebut. []
Baca juga: Menku: AS Luncurkan Serangan Finansial Terbesar terhadap Iran







