Internasional
Anggota Parlemen Turki: Erdogan Bekerja Bahu Membahu dengan Netanyahu

MEDIA ABI, 1 Oktober 2026 — Anggota Parlemen Turki dari Partai Buruh (EMEP), Sevda Karaca, mengkritik kebijakan Pemerintahan Recep Tayyip Erdogan terhadap Palestina. Menurut Karaca, hubungan perdagangan, diplomatik, dan kerja sama militer antara Ankara dan Tel Aviv bertolak belakang dengan pernyataan pemerintah yang mengaku mendukung Palestina.
Karaca, yang mewakili daerah pemilihan Gaziantep, menyampaikan kritik tersebut dalam pidatonya di parlemen. Fars News Agency pada Kamis (1/10/2026) melaporkan, Karaca menuding Pemerintahan Erdogan tetap mempertahankan hubungan dengan Israel meskipun kerap menyampaikan kritik terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Baca juga: Bessent Ramal Iran Akan Ambruk, Qalibaf Balik Hitung Nasib Amerika
Karaca juga mengaitkan kebijakan tersebut dengan rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenai Gaza. Menurut Karaca, rencana pemindahan penduduk Gaza merupakan bagian dari strategi Amerika Serikat untuk membentuk kembali tatanan politik Timur Tengah.
Dalam pandangan Karaca, sikap Erdogan terhadap Israel tidak sejalan dengan hubungan yang tetap berjalan antara Ankara dan Tel Aviv. Karaca juga menyoroti hubungan Turki dengan Amerika Serikat dan NATO dalam bidang pertahanan dan keamanan.
Hubungan perdagangan Turki dengan Israel turut menjadi sorotan. Karaca menyebut pangkalan radar Kurecik, pelabuhan Mersin, serta kerja sama sejumlah perusahaan pertahanan sebagai bagian dari hubungan yang dinilainya bertentangan dengan klaim dukungan terhadap Palestina.
Kebijakan pemerintah di dalam negeri juga menjadi sasaran kritik. Karaca membandingkan aksi protes terhadap Zionisme di Israel dengan demonstrasi di Turki dan menuduh pemerintah menindak anak muda yang turun ke jalan untuk memprotes tindakan Israel di Palestina.
Baca juga: Pejabat Saudi Bantah Bertemu Netanyahu di Abu Dhabi
Karaca menyerukan perubahan dalam kebijakan luar negeri Turki, termasuk pemutusan hubungan diplomatik dan perdagangan dengan Israel. Selain itu, Karaca meminta Ankara menghentikan kerja sama dengan Amerika Serikat, keluar dari NATO, serta mengakhiri keberadaan pangkalan militer asing di wilayah Turki.
Karaca menegaskan bahwa tanpa langkah tersebut, pernyataan Pemerintahan Erdogan mengenai dukungan terhadap Palestina hanya akan menjadi slogan politik. Seluruh tuduhan dan tuntutan tersebut disampaikan Karaca dalam kapasitasnya sebagai anggota parlemen Turki dari Partai Buruh. []
Baca juga: Mantan Perwira Intelijen AS: Narasi Washington soal Penyelamatan Pilot dari Iran Dibuat-buat







