Internasional
Iran Peringatkan Eropa: Jangan Jadi Mitra Agresi Amerika

Ahlulbait Indonesia, 23 Juli 2026 – Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi, memperingatkan negara-negara Eropa agar tidak memfasilitasi operasi militer Amerika Serikat. Menurutnya, negara yang menyediakan pangkalan atau wilayahnya bagi pihak penyerang akan dianggap sebagai bagian dari agresi terhadap Iran.
Menurut Tasnimnes Agency pada Kamis (23/7/26), dalam pertemuan dengan 25 duta besar dan kuasa usaha negara-negara Eropa, Gharibabadi menjelaskan sikap Republik Islam Iran terkait perkembangan terbaru dan mengecam tindakan yang disebutnya sebagai agresi kriminal Amerika Serikat.
Baca juga: Araghchi kepada Trump: Doktrin Pertahanan Iran Jelas, “Mata Dibalas Mata”
Ia menegaskan bahwa Iran telah berhasil memaksakan kekalahan besar kepada pihak penyerang dalam perang yang berlangsung selama 40 hari. Menurutnya, apabila terjadi gelombang agresi militer baru, Iran akan kembali mempertahankan wilayah serta kepentingan nasionalnya secara tegas.
Gharibabadi menilai berbagai perang yang dipimpin Amerika tidak memberikan keuntungan strategis bagi Washington, melainkan hanya memperburuk stabilitas serta mengancam perdamaian dan keamanan kawasan maupun dunia.
Ia juga menyebut beberapa negara Eropa mengambil sikap yang lebih berprinsip, termasuk Spanyol. Namun, Gharibabadi mengingatkan bahwa pemerintah Eropa harus memahami konsekuensi dari keterlibatan mereka.
“Negara mana pun yang menyediakan pangkalan atau wilayahnya untuk digunakan oleh pihak penyerang akan dianggap sebagai bagian dari agresi tersebut,” tegasnya. []
Baca juga: Yaman: Jika Israel Kembali Melancarkan Perang ke Gaza, Kami Akan Segera Bertindak







