Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Araghchi Paparkan Hasil Perundingan Swiss, Sebut Sanksi Ekspor Minyak Iran Ditangguhkan

Published

on

Abbas Araghchi membeberkan hasil putaran pertama perundingan Swiss antara Iran dan Amerika Serikat yang disebut berlangsung dalam suasana positif dan konstruktif.
Menlu Iran Sayyid Abbas Araghchi membeberkan hasil putaran pertama perundingan Swiss antara Iran dan Amerika Serikat yang disebut berlangsung dalam suasana positif dan konstruktif. (Foto: Farsnews Agency)

Ahlulbait Indonesia, 22 Juni 2026 — Menteri Luar Negeri Iran, Sayyid Abbas Araghchi, memaparkan sejumlah hasil yang disebut berhasil dicapai dalam perundingan di Bürgenstock, Swiss, termasuk penangguhan sanksi terhadap ekspor minyak dan produk petrokimia Iran.

Menurut laporan Fars News Agency pada Senin (22/6/2026), Araghchi menyampaikan hal tersebut melalui akun X miliknya setelah berakhirnya perundingan empat pihak yang berlangsung di Bürgenstock.

Dalam pernyataannya, Araghchi menilai mediasi yang dilakukan Pakistan dan Qatar telah menghasilkan kemajuan penting dalam upaya mengakhiri perang di Lebanon.

Baca juga: Lima Poin Penting dalam Pernyataan Penutup Putaran Pertama Perundingan Swiss

“Mediasi tanpa lelah Pakistan dan Qatar menghasilkan kemajuan besar untuk mengakhiri perang di Lebanon,” tulisnya.

Araghchi juga mengumumkan bahwa sanksi terhadap ekspor minyak dan petrokimia Iran telah ditangguhkan. Selain itu, menurutnya, blokade laut telah dicabut, sebagian aset Iran yang sebelumnya dibekukan telah dibebaskan, dan program besar rekonstruksi serta pembangunan ekonomi Iran mulai dijalankan.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Qatar melalui pernyataan bersama dengan Pakistan mengumumkan bahwa putaran pertama perundingan antara Iran dan Amerika Serikat yang dimediasi Qatar dan Pakistan di kawasan Danau Lucerne, Swiss, telah berakhir dalam suasana yang disebut positif dan disertai sejumlah kemajuan. []

Baca juga: Menlu Pakistan Ungkap Perkembangan Terbaru Perundingan Iran-AS