Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Kuwait Tutup Satu-satunya Sekolah Iran

Published

on

Penutupan sekolah terjadi di tengah sorotan hubungan Kuwait dan Iran pascakonflik regional.
Penutupan sekolah terjadi di tengah sorotan hubungan Kuwait dan Iran pascakonflik regional.

Ahlulbait Indonesia, 8 Agustus 2026 – Otoritas Kuwait memerintahkan penutupan satu-satunya sekolah Iran yang beroperasi di negara tersebut. Informasi itu disampaikan seorang sumber di Kementerian Pendidikan Kuwait kepada Kantor Berita Prancis (AFP), sebagaimana dikutip Farsnews pada Jumat (7/8/26).

Baca juga: Ledakan Guncang Pangkalan Militer AS di Kuwait

Sumber tersebut tidak menjelaskan alasan di balik keputusan itu. Berdasarkan salinan keputusan yang diperoleh AFP, Menteri Pendidikan Kuwait mencabut izin operasional sekolah swasta Iran dan memerintahkan penghentian seluruh kegiatan pendidikannya.

Keputusan tersebut juga menghentikan penerimaan siswa baru untuk tahun ajaran mendatang. Kementerian Pendidikan Kuwait meminta para orang tua memindahkan anak-anak mereka ke sekolah lain.

Kuwait merupakan salah satu negara yang menjadi lokasi pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan. Selama konflik sebelumnya, pangkalan tersebut beberapa kali digunakan untuk melancarkan serangan terhadap Iran. Sebagai balasan, Iran menargetkan fasilitas militer Amerika Serikat di Kuwait dengan serangan rudal dan pesawat nirawak.

Baca juga: WSJ: Tekanan Serangan Iran Picu AS Kurangi Kehadiran Militer di Kuwait

Ketegangan antara kedua negara kembali mencuat setelah otoritas Kuwait menahan empat warga negara Iran beberapa waktu lalu. Menanggapi peristiwa itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menyatakan keempat warga tersebut ditahan tanpa dasar yang sah. Baghaei juga menyayangkan sikap Kuwait yang dinilai tidak memenuhi kewajibannya berdasarkan perjanjian internasional. []

Baca juga: IRGC Klaim Serang Pangkalan Udara AS di Kuwait, Dua Hanggar Drone Disebut Hancur