Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Aturan Baru Selat Hormuz, Seluruh Kapal Akan Lewat Perairan Iran

Published

on

Iran Ubah Aturan Main Selat Hormuz, Seluruh Kapal Akan Lewat Koridor Tengah
Iran Ubah Aturan Main Selat Hormuz, Seluruh Kapal Akan Lewat Koridor Tengah.

Ahlulbait Indonesia, 8 Agustus 2026 – Iran tengah menyiapkan skema baru pengaturan pelayaran di Selat Hormuz dengan menghapus koridor utara dan selatan, lalu mengalihkan seluruh lalu lintas kapal ke satu koridor utama. Rencana tersebut terungkap dari rincian perundingan teknis antara Iran dan Oman yang disampaikan seorang sumber di Kementerian Luar Negeri Iran kepada Kantor Berita Farsnews pada Jumat (7/8/26).

Menurut sumber tersebut, pembahasan Iran dan Oman difokuskan pada penerapan pengaturan baru yang dirancang Teheran untuk mengelola lalu lintas kapal di Selat Hormuz.

Baca juga: Iran Bongkar Jaringan Mossad di Kerman, 21 Orang Ditangkap

Pada tahap awal, kapal yang memasuki Selat Hormuz akan diarahkan melalui koridor utara di dekat pantai Iran, sedangkan kapal yang keluar menggunakan koridor selatan di dekat pantai Oman.

Setelah masa transisi berakhir, kedua koridor tersebut akan dihapus dan seluruh lalu lintas kapal dialihkan ke koridor tengah. Dalam skema itu, arus masuk kapal akan berada di bawah pengelolaan Iran, sedangkan arus keluar dikelola bersama oleh Iran dan Oman.

Sumber tersebut menjelaskan biaya yang dikenakan kepada kapal tidak akan berupa tarif tetap, melainkan disesuaikan dengan jenis layanan yang diterima selama melintasi Selat Hormuz.

Baca juga: CNN: AS Habiskan 80 Persen Rudal Pencegat dalam Perang Iran

Menanggapi laporan Reuters mengenai dugaan perbedaan pendapat antara Iran dan Oman terkait usulan tarif sebesar 7 persen atau 3 persen dari nilai muatan kapal, sumber tersebut membantah adanya perselisihan. Menurutnya, besaran biaya akan ditentukan oleh berbagai faktor, termasuk layanan yang disediakan.

Layanan tersebut meliputi asuransi, pengisian bahan bakar, layanan lingkungan, serta berbagai fasilitas lain yang diberikan kepada kapal yang melintasi Selat Hormuz. []

Baca juga: Arab Saudi Terjebak dalam Jalan Buntu Strategis