Info ABI
DPP ABI Gelar Rapat Pleno Nasional, Dewan Syura Luncurkan Dua Lembaga Strategis

Ahlulbait Indonesia, 30 Juni 2026 — Dewan Pimpinan Pusat Ahlulbait Indonesia (DPP ABI) menggelar Rapat Pleno Semester I sekaligus Launching Program Dewan Syura secara hybrid pada Selasa (30/6/2026) pukul 09.30 WIB. Agenda nasional ini menjadi momentum konsolidasi kelembagaan sekaligus peneguhan arah strategis organisasi dalam memasuki Semester II pelaksanaan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) 2026.
Rapat dihadiri jajaran Dewan Syura, Dewan Penasehat, Dewan Pakar, dan Dewan Pimpinan Pusat ABI, serta diikuti oleh seluruh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dari berbagai daerah di Indonesia. Hadir pula unsur-unsur lembaga otonom, antara lain Pimpinan Nasional (Pimnas) Muslimah ABI, Pimnas PANDU ABI, Pimnas ABI Responsif, serta Falak ABI.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan Himne Ahlulbait Indonesia, yang menandai dimulainya forum pleno sebagai ruang evaluasi, konsolidasi, dan penguatan arah kebijakan organisasi.
Salah satu agenda utama dalam pembukaan pleno ialah peluncuran dua lembaga strategis di bawah Dewan Syura, yakni Lembaga Ahwal Syahksiah dan soft launching Pusat Layanan Informasi Syiah (PLIS). Peresmian kedua lembaga tersebut dibacakan oleh Sekretaris Dewan Syura, Ustadz Abdullah Beik.
Dalam pemaparannya, Ustadz Abdullah Beik menjelaskan bahwa Lembaga Ahwal Syahksiah dibentuk sebagai pusat edukasi, konsultasi, dan pendampingan keluarga berdasarkan nilai-nilai Islam Ahlulbait. Lembaga ini akan memberikan layanan yang mencakup pembinaan pra-nikah, pendampingan pasca-nikah, hingga berbagai persoalan hukum keluarga, seperti perceraian, wasiat, dan persoalan kekeluargaan lainnya. Lembaga tersebut dipimpin oleh Ustadz Husain Al Kaff.
Sementara itu, Pusat Layanan Informasi Syiah (PLIS) dibentuk sebagai respons atas meningkatnya perhatian publik terhadap Syiah di tengah dinamika geopolitik internasional, khususnya perkembangan di Timur Tengah serta kemenangan Iran dalam perang melawan Amerika Serikat dan Israel yang memunculkan diskursus publik mengenai Iran dan Syiah.
Menurut Ustadz Abdullah Beik, perkembangan tersebut mendorong Dewan Syura menghadirkan sebuah pusat informasi yang mampu menyediakan penjelasan, edukasi, dan rujukan yang kredibel mengenai Syiah bagi masyarakat.
PLIS diketuai oleh Ustadz Muhsin Labib, dengan Ustadz Ammar Fauzi sebagai Wakil Ketua dan Ustadz Hasan Zakariah sebagai Sekretaris.
Pada kesempatan yang sama, Fahmi Syahab memaparkan capaian pelaksanaan RKAT 2026 selama Semester I. Laporan tersebut menunjukkan bahwa mayoritas departemen mampu merealisasikan program sesuai target yang telah ditetapkan.
Departemen Pengembangan Ekonomi (PE) mencatat capaian tertinggi dengan realisasi 98 persen. Selanjutnya, Departemen Kaderisasi mencapai 66 persen, Humas, Media, dan Penerangan (HMP) 64 persen, Organisasi 55 persen, Litbang 54 persen, dan Pengembangan SDM (PSDM) 50 persen.
Secara akumulatif, realisasi pelaksanaan program seluruh departemen pada Semester I mencapai 68 persen. Capaian tersebut menjadi indikator positif atas pelaksanaan RKAT 2026 sekaligus menjadi landasan untuk mengakselerasi penyelesaian target-target strategis organisasi pada Semester II.
Melalui penyelenggaraan rapat pleno ini, DPP ABI menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola organisasi, memperluas pelayanan kepada umat, serta menghadirkan program-program strategis yang adaptif terhadap kebutuhan internal organisasi dan dinamika masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, rangkaian Rapat Pleno Semester I DPP ABI dan Launching Program Dewan Syura masih berlangsung. []

