Opini
Dua Pangkalan Vital AS di Kuwait dan Bahrain Jadi Target Rudal IRGC

Ahlulbait Indonesia, 23 Juli 2026 – Pangkalan Al-Doha di Kuwait dan Pangkalan Udara Al-Riffa di Bahrain mungkin tidak banyak mendapat sorotan media, namun keduanya merupakan fasilitas penting bagi militer Amerika Serikat selama agresi terhadap Iran. Meski kurang dikenal, laporan menyebut kedua pangkalan tersebut tidak luput dari pemantauan dan serangan Angkatan Bersenjata Iran.
Menurut laporan Fars News Agency pada Kamis (23/7/2026), kedua pangkalan tersebut berperan dalam mendukung penempatan sistem pertahanan udara dan operasi militer Amerika Serikat di kawasan.
Pangkalan Al-Doha di Kuwait


Pangkalan Al-Doha merupakan salah satu pusat logistik terpenting Angkatan Darat Amerika Serikat di Asia Barat selama beberapa dekade. Pangkalan yang terletak di sebelah barat Kota Kuwait, di sebuah semenanjung kecil di Teluk Kuwait, pada awalnya merupakan kompleks industri yang memiliki gudang-gudang besar dan menjulang sebelum dimanfaatkan militer Amerika Serikat pada 1998 sebagai pusat logistik untuk mendukung operasi militer berskala besar.
Baca juga: Khatam al-Anbiya: Serangan ke Fasilitas Nuklir Berarti Perluasan Perang
Setelah Perang Teluk 1991 dan invasi Amerika ke Irak pada 2003, pangkalan ini menjadi salah satu pusat utama kehadiran militer Amerika di Timur Tengah. Al-Doha juga menjadi jalur penting bagi perpindahan pasukan Amerika Serikat dan NATO menuju Afghanistan.
Pada masa puncak operasinya, lebih dari 2.000 personel militer dan sipil bertugas di pangkalan tersebut, sementara ribuan personel lainnya melintas melalui fasilitas itu pada berbagai kesempatan. Selain berfungsi sebagai pusat logistik, Al-Doha juga digunakan sebagai pusat komando dan lokasi penyimpanan perlengkapan Angkatan Darat Amerika Serikat di kawasan.
Pada April 2005, militer Amerika mengumumkan rencana penutupan pangkalan tersebut. Personel yang bertugas kemudian dipindahkan ke Kamp Buehring dan Kamp Arifjan, sebelum Al-Doha resmi ditutup pada 2006.
Namun, menurut sejumlah laporan, perkembangan militer terbaru menunjukkan Amerika Serikat kembali memanfaatkan kapasitas pangkalan itu, terutama setelah sejumlah pangkalannya di kawasan menjadi sasaran serangan.
Dalam konteks tersebut, Fars melaporkan bahwa Angkatan Darat Republik Islam Iran pada tahap ke-21 Operasi Saeqeh (Petir)menargetkan unit-unit militer Amerika Serikat di Pangkalan Al-Doha menggunakan pesawat nirawak.
Dengan letaknya yang berada di dekat Teluk Persia serta peran historisnya dalam mendukung operasi militer Amerika, Al-Doha merupakan salah satu titik penting dalam jaringan militer Washington di Asia Barat.
Baca juga: Gudang Amunisi dan Pusat Logistik Militer AS di Kuwait Hancur
Pangkalan Udara Al-Riffa di Bahrain

Pangkalan Udara Al-Riffa merupakan salah satu fasilitas militer terpenting Bahrain. Selain memiliki peran operasional bagi Angkatan Udara Kerajaan Bahrain, pangkalan ini juga menjadi bagian dari kehadiran militer Amerika Serikat di kawasan Teluk.
Karena letaknya yang strategis, keberadaan satuan helikopter, serta sistem pertahanan udara, pangkalan ini memiliki posisi penting dalam struktur militer kawasan.
Laporan Fars menyebut posisi itu menjadikan Al-Riffa sebagai salah satu target Angkatan Bersenjata Iran dan beberapa kali menjadi sasaran serangan drone maupun rudal.
Dua hari sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengumumkan bahwa satu sistem pertahanan udara MIM-104 Patriot milik Amerika di Pangkalan Al-Riffa menjadi sasaran serangan gabungan rudal dan drone hingga dihancurkan.
Fars juga menyebut citra satelit yang dipublikasikan menunjukkan adanya kerusakan pada sistem pertahanan udara Patriot dan dua bunker yang berada di kawasan pangkalan.
Laporan itu turut mengutip keterangan aktivis Bahrain, Abbas Al-Omran, yang melalui akun X miliknya menyatakan bahwa sisa-sisa rudal yang ditemukan di lokasi menunjukkan karakteristik rudal Patriot. Menurutnya, hal itu berbeda dengan klaim Kementerian Dalam Negeri Bahrain yang menyebut rudal dan drone Iran telah menghantam rumah-rumah warga. []
Baca juga: Trump Tutup Rapat Citra Pangkalan AS yang Remuk di Tengah Klaim Kemenangan







