Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Yaman Hantam Tiga Kapal Tanker Saudi dalam 48 Jam Terakhir

Published

on

Angkatan Bersenjata Yaman menegaskan blokade terhadap kapal-kapal Saudi tetap berlaku di Selat Bab al-Mandab dan Laut Merah. (Foto: Al Mayadeen)
Angkatan Bersenjata Yaman menegaskan blokade terhadap kapal-kapal Saudi tetap berlaku di Selat Bab al-Mandab dan Laut Merah. (Foto: Al Mayadeen)

Ahlulbait Indonesia, 27 Juli 2026 – Jaringan berita Al Mayadeen melaporkan pada Senin (27/7/2026) bahwa Angkatan Bersenjata Yaman telah menargetkan tiga kapal tanker minyak Arab Saudi dalam 48 jam terakhir. Serangan tersebut terjadi di tengah berlanjutnya kebijakan pelarangan pelayaran kapal-kapal Saudi di perairan strategis Laut Merah.

Baca juga: Yaman Balas Serangan Saudi, Aramco Digempur Puluhan Rudal Balistik dan Drone

Mengutip sumber Yaman, Al Mayadeen menyebut larangan terhadap kapal-kapal Saudi untuk melintasi jalur pelayaran yang berada dalam pengawasan Yaman masih tetap diberlakukan dan akan terus ditegakkan.

Sumber tersebut mengungkapkan bahwa sejak Senin pekan lalu, sedikitnya 16 kapal Saudi telah dipaksa berbalik karena tidak memperoleh izin untuk melintas.

Ia juga menegakan bahwa sejak blokade maritim diberlakukan, belum satu pun kapal tanker minyak Saudi berhasil melintasi Selat Bab al-Mandab, baik saat menuju maupun meninggalkan Laut Merah.

Baca juga: Yaman Serang Balik Jizan Usai Hodeidah Diserang

Menurut sumber tersebut, Angkatan Bersenjata Yaman tetap berkomitmen menegakkan larangan pelayaran itu dan tidak akan mengizinkan kapal-kapal Saudi melewati jalur strategis tersebut.

“Keputusan pelarangan pelayaran kapal-kapal Saudi tetap berlaku. Angkatan Bersenjata Yaman tidak akan mengizinkan kapal mana pun melintas,” ujar sumber tersebut.

Laporan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan di Laut Merah dan Selat Bab al-Mandab, salah satu jalur pelayaran energi dan perdagangan internasional yang paling strategis di dunia. []

Baca juga: Yaman Tegaskan Blokade Bab al-Mandeb Hanya Berlaku bagi Arab Saudi