Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Iran Bantah Klaim CENTCOM soal Selat Hormuz

Published

on

Brigjen Abolfazl Shekarchi, juru bicara senior Angkatan Bersenjata Iran, menegaskan bahwa inisiatif di Selat Hormuz masih berada di tangan Iran.
Brigjen Abolfazl Shekarchi, juru bicara senior Angkatan Bersenjata Iran, menegaskan bahwa inisiatif di Selat Hormuz masih berada di tangan Iran.

Media ABI, 20 September 2026 – Juru bicara senior Angkatan Bersenjata Iran Brigadir Jenderal Abolfazl Shekarchi membantah pernyataan Komandan CENTCOM Amerika Serikat mengenai pengawalan kapal tanker dan pengiriman minyak melalui Selat Hormuz. Menurut Shekarchi, pernyataan tersebut tidak mencerminkan kondisi sebenarnya di jalur pelayaran strategis itu.

Baca juga: Media Ibrani: Bahkan Yahudi Amerika Ingin Bantuan untuk Israel Dihentikan

Shekarchi menyebut klaim mengenai pengawalan kapal tanker dan keluarnya satu miliar barel minyak dalam dua bulan terakhir sebagai bagian dari operasi psikologis Amerika Serikat. Pernyataan tersebut dikutip Mehr News Agency pada Minggu (20/9/2026).

“Pernyataan palsu dan mengada-ada dari Komandan CENTCOM mengenai pengawalan kapal tanker dan keluarnya satu miliar barel minyak selama dua bulan terakhir lebih merupakan operasi psikologis yang gagal untuk meningkatkan semangat pasukan Amerika yang kelelahan dan terkuras di kawasan,” kata Shekarchi.

Dia juga menilai pernyataan tersebut digunakan Washington untuk membenarkan besarnya biaya finansial dan korban yang dikeluarkan Amerika Serikat di kawasan. Menurut Shekarchi, klaim itu tidak akan mengubah apa yang disebutnya sebagai proses penarikan pasukan Amerika dari Timur Tengah.

Baca juga: Hegseth Murka dengan Laporan Washington Post soal Korban Perang Iran

“Prakarsa di Selat Hormuz masih berada di tangan Angkatan Bersenjata Iran yang kuat,” tegasnya.

Pernyataan Shekarchi menjadi bantahan Tehran terhadap gambaran yang disampaikan pihak militer Amerika mengenai kondisi Selat Hormuz dan lalu lintas minyak di kawasan tersebut. Iran menilai perkembangan di jalur pelayaran itu masih berada dalam kendalinya.

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur strategis yang menjadi titik penting dalam ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat. Pernyataan terbaru Shekarchi kembali menempatkan jalur tersebut sebagai bagian utama dari perdebatan mengenai kemampuan kedua negara mengendalikan perkembangan di kawasan. []

Baca juga: Perang Iran Makin Tak Populer di AS, 60 Persen Sebut Keputusan Trump Salah