Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Trump Sebut CNN Masuk “Spiral Kematian”, Minta Semua Pegawai Dipecat

Published

on

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan kritik terhadap CNN dan MS NOW melalui unggahan di Truth Social.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan kritik terhadap CNN dan MS NOW melalui unggahan di Truth Social.

Media ABI, 30 Agustus 2026 – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan kritik keras terhadap CNN dan MS NOW melalui unggahan di Truth Social. Dalam pesannya, ia bahkan meminta seluruh pegawai CNN dipecat, kecuali analis dan pakar jajak pendapat Harry Enten.

Menurut laporan Fars News Agency pada Minggu, 30 Agustus 2026, Trump menyebut CNN telah masuk ke dalam “spiral kematian” dan menilai MS NOW, nama baru MSNBC, mengalami nasib serupa akibat merosotnya jumlah pemirsa. Ia bahkan mengklaim “secara harfiah tidak ada siapa pun” yang menonton kedua jaringan tersebut.

Baca juga: Arab Saudi Minta AS Pimpin Kampanye Militer Melawan Yaman

Di tengah serangannya terhadap CNN, Trump justru memuji Enten sebagai sosok terbaik di jaringan itu. Menurutnya, Enten memiliki kredibilitas karena menyajikan hasil jajak pendapat mengenai tingkat popularitas para presiden Amerika Serikat.

Trump kemudian mengklaim data yang disampaikan Enten menunjukkan tingkat popularitasnya enam kali lebih tinggi dibandingkan Abraham Lincoln, George Washington, maupun presiden Amerika Serikat lainnya.

Dengan nada sarkastis, ia meminta manajemen CNN tidak memecat Enten.

“Dia memiliki kredibilitas. Jangan pecat dia!” tulis Trump.

Baca juga: Trump Murka setelah Fox News Ungkap Keinginannya Berunding dengan Iran

Dalam unggahan yang sama, Trump menilai CNN masih dapat diselamatkan dengan mengganti jajaran pimpinan dan para pembawa acaranya. Namun, ia tidak melihat peluang serupa bagi MS NOW.

Meski melontarkan kritik keras, Trump mengatakan CNN masih memiliki nilai sebagai merek besar.

“Sebuah merek besar tidak akan pernah bisa dihancurkan sepenuhnya,” tulisnya.

CNN dan MSNBC selama bertahun-tahun menjadi sasaran kritik Trump. Presiden Amerika Serikat itu berulang kali menuduh kedua jaringan tersebut melakukan pemberitaan yang bias terhadap dirinya dan pemerintahannya. []

Baca juga: Pelaut AS Mencoba Bunuh Diri di USS Abraham Lincoln, Hadapi Hukuman Disipliner