Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Mohsen Rezaei Sebut Klaim Iran Bunuh Anak Trump “Kebohongan Besar”

Published

on

Mohsen Rezaei, Sekretaris Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran, menanggapi klaim mengenai dugaan rencana terhadap putra Donald Trump.
Mohsen Rezaei, Sekretaris Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran, menanggapi klaim mengenai dugaan rencana terhadap putra Donald Trump.

Media ABI, 28 Agustus 2026 – Sekretaris Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran Mohsen Rezaei membantah klaim tentang rencana Iran membunuh putra Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Menurut Rezaei, tuduhan tersebut merupakan propaganda yang dibuat untuk menakut-nakuti Trump.

Menurut Tasnim News Agency pada Jumat (28/8/26), Rezaei menyebut tuduhan tersebut sebagai “kebohongan besar” yang dibuat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk menipu Trump dan memengaruhi pengambilan keputusannya.

Rezaei juga menyinggung pemberitaan mengenai “rencana pembunuhan Trump oleh orang-orang Iran”. Menurutnya, informasi tersebut telah membuat Trump ketakutan hingga mengganggu proses pengambilan keputusan Presiden AS tersebut.

Dia kemudian mengaitkan pemberitaan itu dengan perubahan cara perjalanan Trump ke Turki. Rezaei mengatakan Trump, karena takut terhadap informasi tersebut, bepergian seperti seorang pekerja dengan menggunakan kendaraan pengangkut makanan.

Rezaei menegaskan bahwa Iran akan tetap menjalankan keputusan yang telah diambil.

“Jika kami mengambil keputusan, tidak ada sesuatu pun yang dapat menghalangi pelaksanaannya,” kata Rezaei.

Dia kembali menyebut pemberitaan mengenai rencana tersebut sebagai “omong kosong Netanyahu”. []