Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Di Balik Kunjungan Rahasia Kepala CIA ke Moskow

Published

on

Direktur CIA John Ratcliffe dilaporkan mengunjungi Moskow dan bertemu pejabat intelijen Rusia untuk membahas peluang dimulainya kembali perundingan Rusia dan Ukraina.
Direktur CIA John Ratcliffe dilaporkan mengunjungi Moskow dan bertemu pejabat intelijen Rusia untuk membahas peluang dimulainya kembali perundingan Rusia dan Ukraina.

Media ABI, 30 Agustus 2026 – Direktur Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat atau CIA, John Ratcliffe, dilaporkan membawa usulan pertemuan antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Presiden Rusia Vladimir Putin, dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam kunjungan rahasianya ke Moskow.

Laporan Axios yang dikutip Fars News Agency pada Minggu, 30 Agustus 2026, menyebut proposal tersebut disampaikan Ratcliffe dalam kunjungannya ke Moskow pada awal pekan ini. Dua sumber yang mengetahui pembicaraan itu mengonfirmasi bahwa gagasan pertemuan tiga pemimpin tersebut menjadi bagian dari upaya membuka jalan untuk mengakhiri perang Rusia dan Ukraina.

Baca juga: Arab Saudi Minta AS Pimpin Kampanye Militer Melawan Yaman

Kunjungan tersebut menandai keterlibatan langsung pertama Ratcliffe dalam upaya diplomatik untuk menghidupkan kembali perundingan antara Moskow dan Kyiv. Salah satu tujuannya adalah menjajaki apakah pimpinan lembaga intelijen Rusia dapat membantu mendorong Putin kembali ke meja perundingan yang dimediasi Amerika Serikat.

Pejabat Amerika Serikat pada Jumat telah memberi tahu Zelensky mengenai pembicaraan Ratcliffe di Moskow dan usulan pertemuan tiga pihak itu. Pemerintahan Trump sebelumnya juga pernah mengajukan gagasan serupa. Zelensky dilaporkan menyambutnya, sementara Putin belum menyetujui proposal tersebut.

Selama berada di Moskow, Ratcliffe bertemu Kepala Dinas Intelijen Luar Negeri Rusia atau SVR, Sergei Naryshkin, dan Direktur Dinas Keamanan Federal Rusia atau FSB, Alexander Bortnikov.

Trump mengatakan kepada Axios bahwa perjalanan Ratcliffe merupakan “pekerjaan rutin” dan bukan kunjungan untuk memperingatkan Rusia agar tidak menyerang wilayah negara-negara anggota NATO.

Pejabat Amerika Serikat juga menyampaikan kepada Zelensky bahwa Ratcliffe membicarakan kemungkinan dimulainya kembali perundingan perdamaian dengan pihak Rusia. The New York Times sebelumnya melaporkan bahwa dalam pertemuannya dengan Bortnikov, Ratcliffe memberikan penilaian pesimistis mengenai perkembangan perang dan mendorong Moskow mencapai kesepakatan sebelum keadaan semakin memburuk.

Baca juga: Israel Akui Membunuh Pengawal Syahid Yahya al-Sinwar

Menurut sumber Axios, Ratcliffe meninggalkan Moskow dengan penilaian bahwa Bortnikov dapat menjadi pihak yang konstruktif dalam proses diplomatik dan berperan dalam upaya menghidupkan kembali perundingan.

Perundingan Rusia dan Ukraina yang dimediasi pemerintahan Trump dilaporkan terhenti sejak pertengahan Februari setelah pecahnya perang Iran. Dalam beberapa bulan terakhir, Steve Witkoff dan Jared Kushner telah mengadakan pembicaraan terpisah dengan perunding dari Rusia dan Ukraina, tetapi belum menghasilkan kemajuan berarti.

Sementara itu, Kepala Kantor Presiden Ukraina Kyrylo Budanov pada Kamis mengatakan kepada media lokal bahwa perundingan Rusia dan Ukraina dengan mediasi Amerika Serikat kemungkinan dapat kembali berlangsung pada September. []

Baca juga: Pentagon Kembali Perbarui Data Korban Perang Iran, Total Capai 776 Orang