Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Trump Pecat Juru Bicara Gedung Putih Caroline Leavitt

Published

on

Caroline Leavitt akan meninggalkan jabatan juru bicara Gedung Putih pada akhir Agustus, tetapi tetap menjadi penasihat senior Donald Trump.
Caroline Leavitt akan meninggalkan jabatan juru bicara Gedung Putih pada akhir Agustus, tetapi tetap menjadi penasihat senior Donald Trump.

Ahlulbait Indonesia, 13 Agustus 2026 — Presiden Amerika Serikat Donald Trump memecat Juru Bicara Gedung Putih Caroline Leavitt dari jabatannya melalui platform Truth Social. Leavitt akan mengakhiri tugasnya pada akhir Agustus dan selanjutnya tetap menjadi penasihat senior Trump serta suara berpengaruh di Partai Republik.

Menurut laporan Tasnim News Agency pada Rabu, 12 Agustus 2026, Trump mengumumkan berakhirnya kerja sama dengan Leavitt melalui sebuah pernyataan resmi. Dalam pengumuman tersebut, Trump menyatakan Leavitt akan mengakhiri tugasnya sebagai juru bicara Gedung Putih pada penghujung Agustus.

Baca juga: Media AS Akui Operasi Militer Yaman Melampaui Ekspektasi

Trump menyebut Leavitt sebagai juru bicara Gedung Putih yang luar biasa dan salah satu pembantunya yang paling dipercaya. Menurut Trump, Leavitt meninggalkan jabatan tersebut agar dapat menghabiskan lebih banyak waktu bersama anak-anaknya yang masih kecil dan keluarganya.

“Caroline Leavitt, sekretaris pers Gedung Putih yang luar biasa dan salah satu pembantu saya yang paling dipercaya, akan meninggalkan jabatannya pada akhir bulan agar dapat menghabiskan lebih banyak waktu bersama anak-anaknya yang masih kecil dan keluarga tercintanya,” tulis Trump.

Baca juga: Media AS Akui Operasi Militer Yaman Melampaui Ekspektasi

Trump juga menyatakan Leavitt akan tetap menjadi salah satu penasihat seniornya dan menjadi suara yang berpengaruh di Partai Republik. Menurut Trump, peran tersebut akan dijalankan ketika pemerintahannya berupaya menantang sejarah dan meraih kemenangan mutlak dalam pemilihan umum sela.

“Caroline sekarang akan menjadi salah satu penasihat senior saya dan suara yang berpengaruh dalam Partai Republik, ketika kami berupaya menantang sejarah dan meraih kemenangan mutlak dalam pemilihan umum sela,” kata Trump.

Dengan demikian, Leavitt akan mengakhiri masa tugasnya sebagai juru bicara Gedung Putih pada akhir Agustus, tetapi tetap berada di lingkaran Trump sebagai penasihat senior dan figur yang memiliki pengaruh di Partai Republik. []

Baca juga: Dua Tentara AS Tewas dalam Serangan Iran, Ini Misi Penting Mereka