Internasional
Puluhan Ribu Warga Cile Dukung Pencabutan Keanggotaan Israel di PBB

Ahlulbait Indonesia, 24 Juni 2026 — Sebuah kampanye hukum dan sipil di Cile berhasil menghimpun hampir 80 ribu tanda tangan untuk mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengambil langkah terhadap Israel, termasuk mempertimbangkan pencabutan keanggotaannya di organisasi internasional tersebut.
Menurut laporan Middle East Monitor yang dikutip Mehr News Agency pada Selasa (23/6/2026), inisiatif tersebut digagas oleh kelompok pengacara pembela Palestina bersama sejumlah aktivis dan organisasi masyarakat sipil di Cile.
Baca juga: Lieberman: Kesepakatan Iran-AS sebagai “Bencana Politik Terbesar” bagi Tel Aviv
Salah satu tokoh yang terlibat dalam kampanye tersebut, Nelson Haddad, pengacara sekaligus mantan diplomat, mengatakan pihaknya berencana mengirimkan surat resmi kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres.
Surat tersebut akan meminta PBB meninjau mekanisme yang tersedia dalam Piagam PBB terhadap negara anggota yang dituduh berulang kali melanggar prinsip-prinsip dasar organisasi tersebut.
Menurut laporan media lokal Cile, petisi itu telah memperoleh hampir 80 ribu tanda tangan dan mendapat dukungan dari berbagai organisasi masyarakat sipil, akademisi, aktivis hak asasi manusia, serta kelompok solidaritas Palestina.
Para penggagas kampanye berpendapat bahwa PBB perlu menerapkan ketentuan dalam piagam organisasi yang mengatur tindakan terhadap anggota yang dianggap terus-menerus melanggar kewajiban dan prinsip yang menjadi dasar berdirinya Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Baca juga: Gedung Putih: Trump Tidak Akan Menandatangani Kesepakatan yang Merugikan AS
Mereka menilai situasi yang berlangsung di Palestina serta berbagai tuduhan pelanggaran hukum internasional yang dialamatkan kepada Israel telah memunculkan kebutuhan untuk meninjau kembali status keanggotaannya dalam organisasi internasional tersebut.
Kampanye ini menjadi salah satu inisiatif sipil terbesar yang muncul di Amerika Latin terkait isu Palestina dalam beberapa tahun terakhir. Cile sendiri memiliki salah satu komunitas diaspora Palestina terbesar di luar dunia Arab dan selama ini dikenal sebagai salah satu pusat aktivitas solidaritas Palestina di kawasan.
Munculnya petisi tersebut menunjukkan bahwa isu Palestina terus menjadi perhatian publik di berbagai negara, termasuk di Amerika Latin. Para penggagas kampanye berharap dukungan masyarakat dapat mendorong pembahasan yang lebih luas mengenai penerapan prinsip-prinsip Piagam PBB terhadap seluruh negara anggota tanpa pengecualian. []
Baca juga: Rincian Prosesi Pelepasan dan Pemakaman Imam Mujahid Syahid Ayatullah Khamenei

