Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Partai Demokrat kepada Trump: “Perubahan Rezim Akan Datang pada November”

Published

on

DPR AS mengesahkan anggaran 1,15 triliun dolar di tengah kritik keras dari Demokrat.
Trump memangkas bantuan pangan demi mendanai perang melawan Iran.

Ahlulbait Indonesia, 24 Juli 2026 – Pemimpin Fraksi Demokrat di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat, Hakeem Jeffries, melontarkan kritik tajam terhadap Presiden Donald Trump dan Partai Republik usai DPR mengesahkan rancangan anggaran senilai 1,15 triliun dolar AS, yang sebagian dialokasikan untuk membiayai perang terhadap Iran.

Menurut laporan Fars News pada Kamis (23/7/26), Jeffries menyampaikan kritik tersebut dalam pidatonya di sidang DPR beberapa saat sebelum pemungutan suara final atas rancangan anggaran tersebut.

Baca juga: IRGC Luncurkan Drone Shahed Bergambar Lamine Yamal Bawa Bendera Palestina

RUU anggaran itu akhirnya disahkan dengan 216 suara mendukung berbanding 212 suara menolak. Enam anggota Demokrat mendukung rancangan tersebut, sementara tujuh anggota Partai Republik justru memberikan suara penolakan.

Jeffries menilai masyarakat Amerika sedang menghadapi tekanan ekonomi, sementara pemerintahan Trump justru memangkas anggaran bantuan pangan dalam skala terbesar dalam sejarah Amerika Serikat.

“Rakyat Amerika sedang tercekik dalam ekonomi ala Trump. Mereka sedang tenggelam. Namun Donald Trump dan Partai Republik, melalui RUU yang buruk ini, melakukan pemotongan anggaran bantuan pangan terbesar dalam sejarah Amerika,” ujarnya.

Ia juga kembali mengecam kebijakan pemerintahan Trump yang mengalokasikan dana besar untuk perang melawan Iran di tengah pemangkasan program bantuan sosial.

“Mereka melakukan semua ini tepat ketika sedang mendanai perang pilihan mereka yang sembrono dan sangat mahal terhadap Iran,” kata Jeffries.

Menurutnya, Partai Republik “secara harfiah mengambil makanan dari anak-anak, warga lanjut usia yang kelaparan, dan para veteran” demi mempertahankan “mesin perang Trump”.

“Kaum Republik garis keras tampaknya selalu memiliki uang untuk perang, tetapi tidak mampu memberi makan rakyat miskin,” tambahnya.

Baca juga: Iran Peringatkan Eropa: Jangan Jadi Mitra Agresi Amerika

Sindiran soal “Perubahan Rezim”

Pada bagian akhir pidatonya, Jeffries menyindir retorika pemerintahan Trump terkait Iran dengan menggunakan istilah “perubahan rezim” untuk menggambarkan target politik Partai Demokrat pada pemilu Kongres mendatang.

“Pesan saya kepada rakyat Amerika adalah jangan kehilangan harapan. Bantuan sedang dalam perjalanan. Pada bulan November, perubahan rezim akan datang ke DPR. Karena itu, tetaplah tegakkan kepala dan pertahankan harapan.”

Pernyataan tersebut merujuk pada harapan Partai Demokrat untuk merebut kembali mayoritas kursi DPR dalam pemilu legislatif Amerika Serikat yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang. []

Baca juga: Yaman: Jika Israel Kembali Melancarkan Perang ke Gaza, Kami Akan Segera Bertindak