Internasional
Paus Leo XIV: Agresi Militer AS dan Israel terhadap Iran Bukan Perang yang Adil

Ahlulbait Indonesia, 7 Juni 2026 — Paus Leo XIV menegaskan bahwa agresi militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran tidak dapat dibenarkan melalui konsep “perang yang adil”. Menurut pemimpin Gereja Katolik itu, doktrin yang lahir berabad-abad lalu tersebut tidak lagi sesuai dengan realitas perang modern yang ditopang oleh senjata berdaya hancur tinggi.
Baca juga: Paus Leo XIV Anugerahkan Penghargaan Diplomatik Tertinggi Vatikan kepada Dubes Iran
Menurut Press TV, pernyataan itu disampaikan Paus Leo XIV dalam penerbangan dari Roma menuju Madrid pada Sabtu (6/6/2026), saat menanggapi pertanyaan wartawan mengenai pembelaan Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance terhadap operasi militer Washington terhadap Iran.
“Tidak ada perang yang adil di sana,” ujar Paus Leo XIV.
Ia menjelaskan bahwa teori perang yang adil berkembang pada masa ketika manusia belum mengenal teknologi persenjataan modern yang mampu menimbulkan kehancuran dalam skala luas.
Pernyataan tersebut menambah daftar kritik Vatikan terhadap perang yang melibatkan Iran. Sejak pecahnya konflik, Paus Leo XIV berulang kali menyerukan penghentian permusuhan dan memperingatkan bahaya retorika politik yang dapat memperluas eskalasi perang.
Pada April lalu, Paus juga mengecam pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebut tidak akan ada peradaban yang tersisa di Iran. Menurutnya, pernyataan semacam itu tidak dapat diterima dan berpotensi memperkeruh situasi.
Baca juga: Paus Leo XIV Tegaskan Tak Gentar pada Trump
Trump kemudian merespons dengan mengkritik Paus Leo XIV dan menyebutnya lemah dalam urusan politik luar negeri. Pernyataan tersebut memicu reaksi dari sejumlah tokoh politik Italia.
Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni, termasuk di antara pihak yang mengecam komentar Trump. Ia menyebut serangan verbal terhadap pemimpin Gereja Katolik tersebut tidak dapat diterima.
Meski menjadi sasaran kritik, Paus Leo XIV menegaskan dirinya tidak akan mundur dari sikapnya. Ia menyatakan akan terus menyuarakan penolakan terhadap perang, kekerasan, dan segala bentuk eskalasi konflik.
Laporan Press TV juga menyebut bahwa upaya penghentian konflik melalui jalur diplomasi masih menghadapi hambatan. Gencatan senjata yang dimediasi Pakistan pada April lalu tidak berlanjut menjadi kesepakatan permanen setelah perundingan berikutnya gagal menghasilkan titik temu antara para pihak yang terlibat.
Pernyataan terbaru Paus Leo XIV kembali menegaskan posisi Vatikan sebagai salah satu suara internasional yang konsisten menyerukan penyelesaian konflik melalui dialog, diplomasi, dan penghormatan terhadap perdamaian. []
Baca juga: Paus Leo XIV Serukan Hentikan Perang, Sebut Konflik Timur Tengah Aib Kemanusiaan







