Internasional
Panglima Iran: Kesalahan Perhitungan dan Ancaman Baru Akan Dibalas Menghancurkan

Media ABI, 21 Agustus 2026 — Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran Mayor Jenderal Ali Abdollahi memperingatkan musuh Iran agar tidak melakukan kesalahan perhitungan. Setiap ancaman, baik konvensional maupun dalam bentuk baru, menurut Abdollahi, akan mendapat balasan keras dan menghancurkan.
Peringatan itu disampaikan dalam pesan kepada Pelaksana Tugas Menteri Pertahanan dan Dukungan Angkatan Bersenjata Iran Brigadir Jenderal IRGC Sayyid Majid Ibn al-Reza menjelang Hari Industri Pertahanan pada 31 Mordad atau 22 Agustus. Pesan tersebut dipublikasikan Sepahnews pada Jumat (21/8/2026).
“Setiap kesalahan perhitungan dan ancaman konvensional maupun baru dari musuh akan dihadapi dengan respons revolusioner, menghantam, membuat musuh menyesal, dan menghancurkan,” demikian bunyi pesan Abdollahi.
Baca juga: Washington Post: Nada Keras Trump Menutupi Gagalnya Membuka Selat Hormuz
Abdollahi menyebut industri pertahanan sebagai salah satu penopang kekuatan nasional Iran. Menurut dia, kemajuan sektor tersebut dalam beberapa tahun terakhir tidak berhenti pada produksi persenjataan, tetapi mencakup pengembangan teknologi, ekonomi pertahanan, rantai produksi berbasis pengetahuan, hingga sistem produksi cerdas.
Dia menggambarkan perubahan itu sebagai “revolusi industri pertahanan yang bersifat mencegah agresi”. Menurut Abdollahi, kemampuan tersebut diperlukan untuk menghadapi bentuk peperangan yang semakin kompleks, baik saat ini maupun pada masa mendatang.
Abdollahi juga mengaitkan perkembangan industri pertahanan dengan gagasan kemandirian yang diperkenalkan pendiri Republik Islam Iran, Ayatullah Ruhollah Khomeini, serta arahan pemimpin revolusi. Penekanan terhadap kemandirian ilmiah, menurut dia, menjadi dasar bagi berkembangnya kemampuan pertahanan dan militer Iran.
Dalam pesannya, Abdollahi menyebut hasil pembangunan kemampuan tersebut telah terlihat di tingkat regional maupun di luar kawasan. Dia juga mengaitkannya dengan apa yang disebut sebagai perang kedua dan ketiga dalam menghadapi perang yang dipaksakan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Baca juga: Ancaman Perang Ekonomi Trump terhadap Iran Menyimpan Pesan Lain
Peringatan Hari Industri Pertahanan sekaligus digunakan Abdollahi untuk mengenang para ahli dan personel Kementerian Pertahanan yang gugur, termasuk Nasirzadeh, Fakhrizadeh, dan Namjou.
Abdollahi menegaskan Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran berada dalam kesiapan menyeluruh di berbagai bidang, mulai dari darat, laut, udara, pertahanan udara, antariksa hingga siber.
“Setiap kesalahan perhitungan dan ancaman konvensional maupun baru dari musuh akan kami hadapi dengan respons revolusioner, menghantam, membuat musuh menyesal, dan menghancurkan,” tegasnya.
Pada akhir pesan, Abdollahi menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pejabat, ahli, dan personel Kementerian Pertahanan Iran yang memperingati Hari Industri Pertahanan. Dia juga mendoakan keberhasilan mereka di bawah naungan Imam Mahdi serta mengikuti arahan pemimpin dan panglima tertinggi angkatan bersenjata Iran, Ayatullah Imam Sayyid Mojtaba Hosseini Khamenei. []
Baca juga: Politico: Perang Ekonomi Trump Tak Akan Membuat Iran Menyerah







