Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Iran Tidak Akan Diam terhadap Agresi dari Mana Pun

Published

on

Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran menegaskan tidak akan mundur hingga musuh Amerika-Israel dikalahkan secara total.
Angkatan bersenjata Iran dalam sebuah kegiatan militer. Teheran menegaskan tidak akan menoleransi agresi dari titik mana pun dan memperingatkan pihak yang memfasilitasi serangan terhadap Iran.

Media ABI, 1 September 2026 — Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran bersama Markas Pusat Khatam al-Anbiya menegaskan bahwa Teheran tidak akan membiarkan agresi terhadap Iran dilakukan dari mana pun. Dalam pernyataan bersama, keduanya juga menyatakan militer Amerika Serikat tidak memiliki pilihan selain meninggalkan kawasan.

Baca juga: Trump: Perang Melawan Iran Hanya Konflik Kecil bagi Amerika

Dilansir Kantor Berita Mehr pada Selasa (1/9/26), pernyataan tersebut menyoroti penggunaan wilayah, ruang udara, dan fasilitas sejumlah negara di kawasan oleh militer AS untuk melancarkan serangan terhadap Iran dan sejumlah lokasi militernya.

Menurut pernyataan itu, beberapa negara kawasan sebelumnya telah secara resmi menyatakan tidak akan mengizinkan wilayah darat, ruang udara, maupun pesisir mereka digunakan oleh militer AS dalam serangan terhadap Republik Islam Iran.

Namun, Iran menyatakan militer AS masih menggunakan wilayah dan ruang udara negara-negara tersebut untuk melancarkan serangan, meskipun sebelumnya telah disampaikan sejumlah peringatan.

“Kami telah menunjukkan di medan bahwa, sembari menghormati kedaulatan nasional negara-negara tetangga, kami tidak akan pernah menoleransi segala bentuk agresi dan akan memberikan respons yang jauh lebih berat,” demikian pernyataan bersama itu.

Baca juga: Bersitegang dengan Pete Hegseth, Menteri Angkatan Darat AS Mundur

Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran dan Markas Pusat Khatam al-Anbiya juga menyinggung tindakan yang dilakukan pasukan Korps Garda Revolusi Islam Iran dan Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran pada malam sebelumnya sebagai bukti dari sikap tersebut.

Pernyataan itu kembali menegaskan bahwa militer AS harus meninggalkan kawasan. Pihak-pihak yang membantu atau memfasilitasi agresi AS terhadap Iran juga diperingatkan bahwa sumber setiap serangan akan menjadi sasaran respons angkatan bersenjata Iran.

Korps Garda Revolusi Islam dan militer reguler Iran, menurut pernyataan tersebut, akan bertindak bersama dalam menghadapi setiap sumber agresi.

“Kami memperingatkan bahwa kalian telah berulang kali menguji kehendak kuat angkatan bersenjata kami dan rakyat kami yang pemberani serta teguh. Jangan mencoba mengujinya sekali lagi,” demikian penutup pernyataan bersama tersebut. []

Baca juga: Iran Gulung Separatis dan Hantam Delta Force Amerika Secara Bersamaan