Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Negara Teluk dan Yordania Kutuk Iran, Bungkam soal Serangan AS dan Israel

Published

on

Pernyataan bersama negara-negara Teluk dan Yordania menuding Iran melanggar hukum internasional tanpa menyinggung serangan AS dan Israel.
Para pemimpin negara-negara Teluk dan Yordania menerbitkan pernyataan bersama yang mengutuk Iran tanpa mengecam serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Ahlulbait Indonesia, 24 Juli 2026 – Sejumlah negara Arab di kawasan Teluk bersama Yordania menerbitkan pernyataan bersama yang mengutuk dan menuding Iran melanggar hukum internasional, tanpa menyertakan kecaman terhadap serangan militer yang dilakukan Amerika Serikat maupun Israel terhadap Republik Islam Iran.

Menurut laporan Fars News Agency pada Kamis (23/7/2026), pernyataan tersebut menyebut serangan Iran terhadap pangkalan-pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan sebagai “agresi yang nyata” serta “pelanggaran terhadap Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan hukum internasional.”

Baca juga: Yaman Unjuk Kekuatan: Seluruh Kapal Menuju Pelabuhan Saudi Dilarang Melintas

Negara-negara penandatangan juga menegaskan bahwa mereka memiliki hak untuk melakukan pembelaan diri, baik secara individu maupun kolektif, serta akan mengambil langkah-langkah yang dianggap perlu guna melindungi kedaulatan masing-masing.

“Kami mempertahankan hak yang sah untuk membela diri, baik secara individu maupun kolektif, dan akan mengambil setiap langkah yang kami anggap perlu sesuai hukum demi melindungi kedaulatan kami,” demikian bunyi pernyataan bersama tersebut.

Selain melontarkan kritik terhadap Iran, pernyataan itu juga menegaskan solidaritas kepada Arab Saudi serta menyampaikan apresiasi atas upaya bersama Riyadh dan Oman dalam mendorong tercapainya penyelesaian komprehensif atas krisis di Yaman.

Pernyataan bersama tersebut diterbitkan di tengah meningkatnya ketegangan kawasan menyusul eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran.

Meski demikian, dokumen itu tidak memuat kecaman terhadap serangan militer Amerika Serikat maupun Israel terhadap Iran, dan sepenuhnya berfokus pada penilaian terhadap serangan balasan yang dilakukan Teheran. []

Baca juga: IRGC ke Rakyat Kuwait: AS Langgar Kedaulatan Negara Anda, Bukan Iran