Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Muqtada al-Sadr Sambut Para Pelayat Wali Syahid Ayatullah Imam Ali Khamenei

Published

on

Muqtada al-Sadr menyampaikan pesan penghormatan kepada para pengantar Sang Wali Syahid Ayatullah Imam Ali Khamenei.
Muqtada al-Sadr menyampaikan pesan penghormatan kepada para pengantar Sang Wali Syahid Ayatullah Imam Ali Khamenei. (Foto: IRNA)

Ahlulbait Indonesia, 6 Juli 2026 – Pemimpin Arus Sadri Irak, Muqtada al-Sadr, menyampaikan pesan penghormatan kepada para pelayat dan pengantar jenazah Pemimpin Syahid Republik Islam Iran, Ayatullah Imam Ali Khamenei. Dalam pesannya, ia menyatakan, “Kami menyampaikan selamat datang kepada seluruh pengantar dan pelayat Sang Wali Syahid, syahid jihad dan keteguhan.”

Menurut laporan IRNA, dalam pernyataan yang dirilis pada Senin, 6 Juli 2026, al-Sadr menegaskan bahwa Allah SWT. telah memuliakan Irak dengan kehadiran tujuh Imam Maksum a.s. serta menjadikannya sebagai negeri yang menjadi tempat perlindungan, naungan, dan peristirahatan bagi orang-orang beriman, baik yang masih hidup maupun yang telah menghadap Allah sebagai para syuhada.

Baca juga: Membaca Dunia, Menguatkan Indonesia: Seminar Kebangsaan DPW ABI Jawa Barat Kaji Ketangguhan Bangsa melalui Pengalaman Iran

Kepada umat Islam, al-Sadr menyampaikan penghormatan atas maqam yang luhur dari sosok Ayatullah Ali Khamenei, sebagai syahid kepemimpinan, jihad, dan keteguhan. Ia juga mengajak seluruh kaum mukmin serta para peziarah Arbain Imam Husain a.s. untuk menghadiri prosesi penghormatan terakhir dan pengantaran jenazah beliau sebagai ungkapan penghormatan atas perjuangan, pengorbanan, dan keteguhan yang diwariskannya.

Dalam pesannya, al-Sadr menegaskan bahwa Allah telah menjadikan Irak sebagai pusat orientasi bagi para pencari ilmu, hikmah, dan syafaat. Negeri itu, menurutnya, senantiasa menjadi tujuan kaum beriman dari berbagai penjuru dunia untuk menimba ilmu, mendekatkan diri kepada Allah, serta memperoleh keberkahan dari para kekasih-Nya.

Mengakhiri pesannya, al-Sadr memanjatkan doa agar Allah SWT. senantiasa melimpahkan keselamatan, keamanan, dan ketenteraman kepada seluruh masyarakat.

Menurut IRNA, sejumlah provinsi di Irak, yakni Baghdad, Najaf, Karbala, Babil, Dzi Qar, Basra, Maysan, dan Wasith, telah menetapkan hari Rabu sebagai hari libur resmi bertepatan dengan penyelenggaraan prosesi pemakaman Pemimpin Syahid Revolusi Islam di Irak.

Baca juga: Ghalibaf: Kekuatan di Medan Perang Menentukan Posisi Tawar di Meja Perundingan

Berdasarkan keterangan otoritas Irak, jenazah suci Ayatullah Imam Ali Khamenei dijadwalkan tiba di Kota Najaf pada Selasa sore. Setibanya di sana, akan diselenggarakan upacara penyambutan dan prosesi resmi yang dihadiri para pejabat tinggi Republik Islam Iran dan Republik Irak.

Sesuai jadwal yang telah diumumkan, prosesi pengantaran jenazah akan dimulai pada Rabu pukul 06.00 waktu setempat dengan iring-iringan dari Kufah menuju Najaf. Selanjutnya, pada pukul 16.00 waktu Irak, prosesi akan berlanjut di sejumlah kawasan Kota Karbala, sebelum diakhiri dengan penghormatan di sekitar kompleks suci Imam Husain a.s. dan Hazrat Abul Fadhl al-Abbas a.s. sebagai bagian dari rangkaian penghormatan terakhir kepada Sang Wali Syahid. []

Baca juga: Pejabat Keamanan Iran: Jutaan Pelayat Tuntut Pembalasan atas Darah Ayatullah Khamenei