Internasional
Perang Iran Telan US$43,6 Miliar, Kerusakan Pangkalan Belum Terhitung

Media ABI, 19 September 2026 – Perang dengan Iran telah menelan biaya sekitar US$43,6 miliar bagi Amerika Serikat, berdasarkan perkiraan terbaru Pentagon. Angka tersebut belum mencakup biaya perbaikan fasilitas militer AS yang rusak di delapan negara Asia Barat.
Fars News Agency melaporkan pada Sabtu (19/9/2026), mengutip South China Morning Post, bahwa Pentagon menyampaikan perkiraan tersebut kepada komite pengawasan Kongres AS dalam laporan terbarunya pekan ini. Perhitungan itu muncul ketika penolakan publik terhadap perang meningkat dan dampaknya terhadap perekonomian Amerika mulai menjadi perhatian. Persoalan biaya perang juga menjadi sorotan menjelang pemilihan umum paruh waktu pada November.
Baca juga: Inggris Terlibat Kejahatan Perang AS terhadap Iran, Kata Aktivis
Dalam dokumen yang disampaikan kepada Kongres, Pentagon membagi perkiraan US$43,6 miliar tersebut ke dalam dua komponen. Sekitar US$11,2 miliar merupakan dana yang telah dialokasikan atau dikomitmenkan untuk kebutuhan operasi militer, termasuk bahan bakar, gaji dan tunjangan personel, layanan medis, suku cadang, pemeliharaan peralatan serta kebutuhan operasional lainnya.
Sebagian besar biaya justru berasal dari kebutuhan penggantian. Pentagon memperkirakan sekitar US$32,4 miliar diperlukan untuk mengganti amunisi yang telah digunakan, pesawat yang rusak serta berbagai peralatan dan aset militer lainnya. Dana untuk komponen ini belum memiliki sumber pendanaan khusus.
Besarnya porsi biaya penggantian menunjukkan bahwa beban perang tidak hanya berasal dari kegiatan operasi militer sehari-hari. Penggunaan persenjataan dalam jumlah besar dan kerusakan peralatan militer menciptakan kebutuhan baru yang harus ditanggung pemerintah AS setelah operasi berlangsung.
Baca juga: Pencabutan Blokade Syarat Gencatan Senjata Ansarullah dengan Saudi
Perkiraan US$43,6 miliar itu pun belum mencakup seluruh biaya yang mungkin timbul. Pentagon belum memasukkan kebutuhan untuk memperbaiki fasilitas militer Amerika Serikat yang mengalami kerusakan di delapan negara Asia Barat. Biaya perbaikannya berpotensi mencapai miliaran dolar.
Dengan kondisi tersebut, angka US$43,6 miliar masih merupakan perkiraan sementara untuk sebagian biaya perang hingga bulan ini. Total pengeluaran AS baru dapat diketahui setelah kebutuhan penggantian persenjataan, peralatan, pesawat dan perbaikan fasilitas dihitung secara keseluruhan.
Sebelumnya, inspektur jenderal Pentagon dalam laporan resmi pertamanya mengenai perang dengan Iran juga mencatat besarnya kerusakan akibat serangan Iran. Laporan tersebut menyebut ratusan bangunan dan struktur milik Amerika Serikat di kawasan mengalami kerusakan atau kehancuran. []
Baca juga: Ansarullah Rebut Pegunungan Al-Aghbara di Kawasan Bab el-Mandeb







