Ikuti Kami Di Medsos

Internasional

Israel Akui Membunuh Pengawal Syahid Yahya al-Sinwar

Published

on

Warga Gaza mengiringi jenazah dua anggota Brigade al-Qassam dalam prosesi pemakaman setelah keduanya tewas dalam serangan Israel di Khan Yunis.
Warga Gaza mengiringi jenazah dua anggota Brigade al-Qassam dalam prosesi pemakaman setelah keduanya tewas dalam serangan Israel di Khan Yunis.

Media ABI, 27 Agustus 2026 — Beberapa hari setelah warga Gaza mengantar jenazah dua anggota Brigade al-Qassam dalam sebuah prosesi pemakaman yang dihadiri massa, militer Israel mengakui keterlibatannya dalam kematian keduanya.

Pengakuan itu disampaikan Radio Militer Israel pada Kamis (27/8/26), setelah foto dan rekaman prosesi pemakaman beredar. Warga Gaza berkumpul mengiringi jenazah dua anggota perlawanan yang tewas dalam serangan di Khan Yunis.

Fars News Agency melaporkan bahwa militer Israel kemudian mengeluarkan pernyataan yang mengklaim telah membunuh dua anggota sayap militer Hamas dalam dua serangan terpisah di bagian selatan Jalur Gaza.

Baca juga: Layang-layang Anak Gaza Dicap Aktivitas Bersenjata

Salah satunya adalah Hazem Musa. Dia gugur dalam serangan udara di Khan Yunis pada Minggu. Menurut klaim militer Israel, Musa merupakan anggota unit khusus Hamas dan terlibat dalam penyusupan ke pangkalan militer Re’im pada 7 Oktober.

Korban kedua adalah Rizq Suhail Sulaiman Abu Shahma, yang gugur dalam serangan terpisah pada Senin.

Militer Israel menyebut Abu Shahma sebagai anggota unit khusus Hamas dan mengklaim bahwa dia pernah menjadi pengawal pribadi Yahya al-Sinwar. Abu Shahma juga dituduh terlibat dalam penyusupan ke pangkalan Re’im pada 7 Oktober.

Baca juga: Israel Gagal Bunuh Komandan Baru Brigade Al-Qassam di Gaza

Militer Israel mengatakan kedua orang tersebut sedang mempersiapkan operasi baru terhadap pasukannya. Serangan di Khan Yunis disebut bertujuan “menghilangkan ancaman” dan “menghancurkan kemampuan Hamas”.

Perhatian kemudian tertuju pada prosesi pemakaman di Gaza. Foto dan rekaman yang beredar memperlihatkan warga dalam jumlah besar mengiringi jenazah Musa dan Abu Shahma. Warga datang untuk memberikan penghormatan terakhir kepada dua anggota Brigade al-Qassam tersebut.

Prosesi itu berlangsung beberapa hari setelah keduanya syahid dalam serangan Israel. Di tengah perang yang masih berlangsung, warga tetap berkumpul untuk mengantar jenazah mereka.

Baca juga: Yaman Ancam Serang Israel Jika Lancarkan Perang Baru ke Gaza

Beberapa hari setelah operasi tersebut, Israel mengumumkan keterlibatannya. Radio Militer Israel menyatakan militer bertanggung jawab atas dua serangan yang menewaskan Musa dan Abu Shahma.

Bagi Israel, keduanya merupakan sasaran operasi militer. Di Gaza, warga mengantar jenazah mereka dalam sebuah prosesi pemakaman dan memberikan penghormatan terakhir. []

Baca juga: Israel Serang Prosesi Pemakaman di Gaza, Delapan Warga Palestina Gugur