Internasional
Layang-layang dari Gaza Kembali Membuat Israel Panik

Media ABI, 24 Agustus 2026 — Empat layang-layang yang diterbangkan dari Jalur Gaza dan mendarat di wilayah Nahal Oz dalam beberapa hari terakhir kembali memicu respons keras Israel. Menteri Perang Israel Yisrael Katz bahkan memerintahkan militernya bertindak tegas terhadap setiap benda yang diluncurkan dari Gaza menuju wilayah Negev Barat.
Fars News Agency, mengutip laporan Times of Israel pada Minggu (23/8/26), menyebut militer Israel tidak menemukan sesuatu yang mencurigakan pada layang-layang tersebut dan menyatakan tidak ada ancaman bagi masyarakat. Namun, kemunculannya tetap mengingatkan Israel pada aksi layang-layang dan balon pembawa bahan pembakar yang pernah digunakan dari Gaza dan menimbulkan kerugian di permukiman Israel selatan.
Baca juga: Trump Terjepit Beban Utang dan Perang
Katz kemudian mengeluarkan perintah agar setiap peluncuran dari Gaza diperlakukan sebagai ancaman. Ia bahkan menyamakan layang-layang dengan drone, terlepas dari apakah benda tersebut membawa bahan peledak atau tidak.
“Perlakukan sebuah balon seperti layang-layang, dan perlakukan sebuah layang-layang seperti drone,” kata Katz, seraya mengancam tindakan terhadap pihak yang mengorganisasi atau memfasilitasi peluncuran tersebut.
Menurut Katz, setiap peluncuran dari Gaza akan dianggap sebagai “tindakan perang”. Ia memerintahkan militer merespons dengan segera dan tingkat ketegasan tertinggi.
Baca juga: Wakil Menteri Perang AS Korban Pertama Perang Ekonomi Trump
Reaksi tersebut menunjukkan betapa sensitifnya Israel terhadap benda-benda yang datang dari Gaza, bahkan ketika militer sendiri menyatakan tidak menemukan indikasi ancaman pada layang-layang yang ditemukan kali ini. Pengalaman beberapa tahun sebelumnya membuat benda yang tampak sederhana itu tetap dipandang sebagai bagian dari kemungkinan ancaman terhadap wilayah Israel selatan. []
Baca juga: Bela Serangan ke Iran, Trump Berdalih Diplomasi dengan Teheran Tak Mudah







